PERESMIAN UNIT USAHA MANDIRI “RUMAH HIJAB LYRA COLLECTION” PAC FATAYAT NU LOSARI

0
57

Brebes,- Pandemi covid-19 memberi implikasi terhadap sektor ekonomi, pendidikan, sosial budaya dan politik. Pembatasan aktivitas menimbulkan kerugian ekonomi yang signifikan.

Penurunan pendapatan terjadi pada para pelaku usaha mikro kecil dan menengah. Tidak sedikit pelaku usaha mikro kecil dan menengah yang gulung tikar akibat pendapatan mereka berkurang, kesulitan permodalan, hambatan distribusi produk hingga kesulitan bahan baku.

Pemerintah Indonesia tentunya tidak tinggal diam dalam merespon situasi sulit seperti sekarang ini. Ragam kebijakan dilakukan demi menyelamatkan roda perekonomian negara. Salah satu program yang digulirkan pemerintah adalah “Penempatan dan Pemberdayaan Tenaga Kerja melalui Kegiatan Peningkatan Usaha Mandiri”.

Ketua PAC Fatayat NU Kecamatan Losari Kabupaten Brebes, Muslihah SPd.I mengatakan seperti peribahasa “Ada Pelangi Setelah Hujan” yang mengisyaratkan kita agar terus bersemangat menjalani kehidupan karena disetiap ujian selalu ada penyelesaian.

“Alhamdulillah kami panjatkan, diawal tahun 2021, PAC Fatayat NU Losari menerima Program dari Kementerian Tenaga Kerja RI melalui DPW PB Jawa Tengah yang dijembatani oleh Ibu Pembina Fatayat NU Losari sekaligus DPRD Kabupaten Brebes Fraksi PKB, Ibu Siti Farijah, S.Ag,” katanya.

Program tersebut, menurutnya adalah Program Pemberdayaan Tenaga Kerja melalui Kegiatan Peningkatan Wirausaha Baru. Setelah melalui proses diskusi dan sharing pendapat dengan jajaran pengurus PAC FATAYAT NU LOSARI, pihaknya memutuskan bahwa untuk program ini kami realisasikan dalam bentuk pelatihan menjahit untuk memproduksi kerudung, masker dan dress (gamis).

“Dan pada hari ini, Ahad 10 Januari 2021/ 26 Jumadil Ula 1442 H, Pukul 12.00 WIB, kami meresmikan Unit Usaha Mandiri” RUMAH HIJAB LYRA COLLECTION’ PAC FATAYAT NU LOSARI’, dengan mengambil tema ” Membina Karya untuk Mewujudkan Perempuan Cerdas, Kreatif dan Mandiri”, tandasnya.

Ceremonial ini, tambahnya, diawali dengan pembacaan Surat Yasin, do’a bersama, gunting pita dan potong tumpeng.

“Bismillahirrohmanirrohiim. Semoga ini tidak hanya sebatas Ceremonial saja, tapi kedepan mudah-mudahan kegiatan pelatihan ini mampu berkembang dan memberi manfaat bukan hanya untuk internal anggota Fatayat NU Losari saja tapi untuk masyarakat luas terutama ibu-rumah tangga,” harapnya. (Gust)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here