Sampah Berserakan Lahan Garapan, DPC GMNI Brebes Mengawal Audensi Petani Jatirokeh

0
178

Brebes, -Dpc Gmni Brebes bersama Kelompok Tani Gayasa Desa Jatirokeh Kecamatan Songgom Kabupaten Brebes audensi bersama Pemerintah Desa Jatirokeh terkait tempat penampungan sampah .

Audensi terkait permasalahan tempat penampungan sampah yang menghalangi jalan usaha tani di Desa Jatirokeh, digelar karena puluhan warga mengeluhkan adanya tempat penampungan sampah dan kurangnya perhatian dari Pemerintah Desa setempat.

Kordinator Kelompok Tani, Faizin menyampaikan, masyarakat khususnya gapoktan gayasa sudah beberapa tahun mengeluhkan permasalahan itu, namun pihak Pemdesnya tidak merealisasi.

“Kami mengeluhkan jalan usaha tani yang ada di area tempat penampungan sampah tersebut. Jalan itu susah di lewati kendaraan besar, karena banyak sampah sampah yang berserakan di pinggir jalan dan ketika musim panen juga susah untuk di lewati, karena jalan sempit,” katanya.

Faizin berharap Pemerintah Desa Jatirokeh benar-benar serius menangani permasalahan sampah ini, karena menurutnya dampaknya sangat merugikan para petani didesa setempat.

“Hari ini, kami berbondong bondong ke Balaidesa Jatirokeh untuk menyampaikan permasalahan tersebut, dengan harapan Pemdes Jatirokeh segera memenuhi tuntutan kami” tambahnya.

Sementara itu Ketua Dpc Gmni Brebes, Jefri menyampaikan adanya persoalan ini, Dpc Gmni Brebes mendorong kepada Pemdes Jatirokeh untuk tanggap betul dengan adanya persoalan ini.

“Jangan sampai persoalan ini di biarkan begitu saja, jika memang Pemdes membiarkan persoalan ini terus menerus, ini akan menimbulkan gejolak warga yang terus menerus di kemudian hari,” tegasnya.

Selain itu, Dpc Gmni Brebes juga meminta kepada Pemdes Jatirokeh untuk membuka ruang partisipasi kepada warga dalam setiap proses pembangunan dan menuntut transparansi kepada Pemdes Jatirokeh.

“Pemdes Jatirokeh harus transparan sebagaimana perintah Undang Undang Keterbukaan Informasi Public,” lanjutnya.

Jefri juga menyayangkan atas ketidak hadiran Kepala Desa pada kegiatan audensi itu, padahal menurutnya, tuntutan dari warga sangat membutuhkan jawaban secara langsung dari kepala desa.

Jefri juga menyampaikan kepada masyarakat Jatirokeh agar terus di kawal sampai terealisasi, dan terus mendorong Kepada Kelompok Tani Gayasa untuk terus bisa menyuarakan hak hak nya agar proses produksi petani juga bisa maksimal, demi berlangsungnya roda perekonomian kususnya di Desa Jatirokeh . (Gust)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here