PC B2P3 Brebes Berikan Bantuan Untuk Perbaikan Tanggul Sungai Pemali

0

Brebes,- Kendati baru seumur jagung, Pengurus Cabang (PC) Badan Buruh dan Pekerja Pemuda Pancasila (B2P3) Kabupaten Brebes berharap bisa melakukan langkah kecil yang baik dan terus bergerak memberikan manfaat kepada masyarakat.

Demikian seperti halnya yang disampaikan Wakil Ketua B2P3 Brebes, Mohammad Iqbal Yulianto saat memberikan bantuan kepada warga RW 09, Kelurahan Pasarbatang, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes.

“Lakukan langkah kecil yang baik dan terus bergerak. Pancasila.. Pancasila.. Pancasila.. Merdeka..,” tegasnya.

Sebelum menyerahkan bantuan berupa uang dan beras itu, Iqbal sempat memperkenalkan B2P3 Brebes. Menurutnya, pembentukan B2P3 ditujukan untuk mewujudkan peran aktif Ormas Pemuda Pancasila dalam mewujudkan Buruh dan Pekerja yang berkualitas dan berdaya saing serta mewujudkan dan menciptakan ketenangan kerja dan berusaha.

“B2P3 ini bertugas melakukan rekruitmen Buruh dan Pekerja untuk menjadi anggota Pemuda Pancasila,” imbuhnya.

Selanjutnya, Iqbal juga berharap bantuan dari B2P3 Brebes yang diterima langsung oleh Azis selaku Ketua RW 09, Kelurahan Padarbatang itu bisa bermanfaat bagi masyarakat.

“Kami memberikan bantuan ini sebagai tambahan untuk keperluan penebalan tanggul sungai Pemali. Semoga bisa bermanfaat seluas-luasnya untuk masyarakat,” harapnya.

Sementara itu, Ketua RW 09, Azis mengatakan, tanggul yang kritis itu diperbaiki dengan anggaran swadaya masyarakat. Bahkan kegiatan kerja bakti yang sepakati bersama warga itu sempat berhenti selama satu pekan.

“Untuk memulihkan tenaga warga. Mengingat kami sudah selama satu minggu kerja bhakti. Sekaligus memberikan kesempatan Rw 11 dan Rw 12 untuk melakukan kerja bakti yang sama pada tanggul Pemali di sebelah barat. Harapannya tenaga bisa full pada satu titik kerja bhakti” ungkapnya.

Adapun perbaikan tanggul tersebut, jelasnya, dilakukan warga sekitar dan dibantu ratusan orang yang terdiri dari unsur TNI, Polri, PNS, Ormas/ OKP, dan Relawan lainnya.

“Perbaikan tanggul itu sifatnya darurat, hanya sebagai antisipasi saja. Warga bahu membahu bekerja bakti, tanggul itu dipertebal dengan karung karung yang diisi tanah,” pungkasnya. (Gust).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here