Aksi Bedah Rumah, Bentuk Kepedulian Sosial Yayasan Sepakat Brebes Bermartabat

0
378

Brebes,- Program Bedah Rumah Yayasan Sepakat Brebes Bermartabat (SBB) merupakan bentuk nyata dari masyarakat dalam membantu memberikan hunian yang layak bagi sesama.

Demikian seperti halnya disampaikan Ketua Dewan Pembina Yayasan SBB, Azmi A. Majid saat melakukan kegiatan Bedah Rumah milik keluarga Shofa di Desa Kaligangsa Wetan, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes. Rabu, 17 Maret 2021 sore.

“Bantuan Bedah Rumah ini selain dari yayasan juga dihimpun dari donasi masyarakat,” ucap Azmi yang juga Ketua Pengurus Cabang (PC) Badan Buruh dan Pekerja Pemuda Pancasila (B2P3) Kabupaten Brebes.

Meskipun ada sekitar 134 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang akan menerima bantuan stimulan dari Dana Alokasi Khusus (DAK) 2021, menurutnya, di Kabupaten Brebes masih banyak rumah yang rumah yang tidak layak huni.

Melalui Aksi Bedah Rumah Yayasan SBB, Azmi berharap kegiatan ini menjadi pemicu masyarakat untuk peduli sesama dan juga memacu semangat keluarga penerima bantuan untuk hidup lebih baik.

“Kegiatan bedah rumah ini juga merupakan salah satu bentuk kepedulian sosial dari Yayasan Sepakat Brebes Bermartabat terhadap masyarakat sekitar,” lanjutnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan dan Direktur Kesehatan Kesejahteraan dan Pengabdian Masyarakat Sepakat Brebes Bermartabat mengungkapkan, Pemerintah mempunyai Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), atau yang lebih dikenal sebagai bedah rumah.

“Program tersebut diharapkan bermanfaat, sehingga masyarakat dapat memiliki rumah yang layak huni sekaligus meningkatkan kesejahteraannya,” ungkapnya.

Iqbal berharap Masyarakat bisa aktif memberikan masukan kepada Pemerintah terkait rumah mana yang perlu mendapatkan bantuan.

Selain itu, Direktur Penelitian dan Pengembangan (Litbang) SBB, M. Reza Prisman menjelaskan kriteria hunian tidak layak huni diantaranya Struktur atap rumah membahayakan keselamatan penghuni, misalnya bocor parah, jebol, atau bahkan rapuh.

“Rangka dan dinding rumah tak layak sehingga tidak mampu melindungi penghuni, Area lantai rumah yang masih berupa tanah, ventilasi udara maupun cahaya buruk, tidak menunjukkan ciri rumah sehat, aspek utilias tak terpenuhi, ditandai dengan tidak adanya sarana Mandi Cuci Kakus (MCK) dan Tempat Pembuangan Sampah (TPS),” pungkasnya.

Kegiatan Bedah Rumah yang didukung RSUI Harapan Anda Tegal, Toko YES, Faisal Corp, Emyou Corp, Ghony Jaya Abadi, UKM Brebes Bermartabat, Young Entrepreneur SBB (YES), IIBF dan PC. B2P3 Brebes ini disaksikan Ketua RT setempat dan warga sekitar. (Gust)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here