Bantu Petani Brebes, 9 Ribu ASN Akan Beli Beras Premium Lewat Bulog

0
69

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes meminta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungannya berkontribusi terhadap sektor pertanian di Kabupaten Brebes. ASN di minta membeli beras hasil panen padi petani Brebes melalui Perum Bulog. Bulog akan berusaha melakukan penyerapan gabah petani di Brebes.  

Penegasan tersebut seperti halnya yang disampaikan Sekda Brebes, Ir Djoko Gunawan MT pada acara Finalisasi dan Pematangan Penentuan Gapoktan Pelaksana Kerjasama (MoU) dengan Bulog di aula Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura (DPTPH) setempat, Senin (10/5). 

“Gerakan ASN membeli beras petani merupakan program Pemkab Brebes yang bekerjasama dengan Perum Bulog Cabang  Pekalongan. Program serap gabah (sergab) mandiri merupakan kerjasama antara kelompok tani, Bulog, dan Pemkab Brebes,” tandas Sekda.

Ia menambahkan, dalam kerjasama ini nanti gabah petani akan diserap oleh Bulog. Kemudian dari gabah itu akan dijadikan beras yang kemudian beras itu akan didistribusikan kepada ASN. Langkah ini sebagai  upaya bela beli produk Kabupaten Brebes. Khususnya sektor pertanian dengan komoditas padi,” lanjutnya.

Sekda menandaskan, saat ini produksi padi di Kabupaten Brebes meningkat. Sehingga, Pemkab Brebes berupaya membantu para petani untuk serapan gabah. Terlebih kondisi ekonomi saat ini yang dihantam pandemi Covid-19, menyerap gabah petani merupakan upaya untuk pemulihan ekonomi. 

“Kita harus membeli hasil panen para petani yang sebelumnya serapan gabah dilakukan oleh Bulog. Ini demi petani kita. Kita sudah melaksanakan MoU antara kelompok tani dengan Bulog dan Bulog dengan Pemkab Brebes,” lanjutnya.

Sekda juga mengajak potensi pertanian di Kabupaten Brebes khususnya komoditas padi agar dikelola bersama dengan sistem yang transparan. 
 
Pihaknya juga berharap agar  9 ribu ASN di lingkungan Pemkab Brebes bisa berperan aktif dalam kerjasama ini. Ia juga meminta Bulog bisa menjamin beras dengan kualitas premium untuk ASN.

“ASN di lingkungan Pemkab Brebes itu ada kurang lebih 9 ribu orang. Kami berharap ASN kita bisa berperan aktif membantu petani kita,” tutur Sekda.

Sementara itu, Kepala Bulog Cabang Pekalongan, Heriswan menjelaskan selama ini pihaknya sudah melakukan penyerapan gabah petani di wilayah Karesidenan Pekalongan, termasuk Kabupaten Brebes.

Heriswan menambahkan, ada beberapa kategori Bulog bisa menyerap gabah petani lokal. Di antaranya seperti kadar air karena barang akan disimpan sangat lama di gudang. 

“Gabah Brebes itu kadar airnya sampai 14 persen dan ini kadar air paling tinggi. Tapi untuk kualitasnya bagus. Kalau kadar air tinggi itu tidak bisa disimpan dalam waktu yang lama. Untuk mengantisipasi itu Bulog menggandeng pemerintah kabupaten dengan tetap membeli padi petani walaupun kadar airnya melebihi yang kemudian akan dijual ke ASN,” ungkapnya.

Heriswan menegaskan, Bulog menjamin, dari gabah akan menghasilkan beras dengan kualitas premium. Pihaknya juga akan menjual dengan harga eceran tertinggi (HET) Rp 12.800 per kilogram. Sementara pihaknya akan menyerap gabah kering petani dengan harga Rp. 5.300 per kilogram.

“Bulog akan menjual sesuai harga pasar. Jadi kami di sini orientasinya bukan mencari keuntungan. Tapi membantu pemerintah untuk serapan gabah petani lokal,” pungkas Heriswan. (*/Gust)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here