Ribuan Pedagang Pasar di Brebes Divaksin Serentak

0
32

Brebes – Sepuluh Ribu pedagang di seluruh pasar di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, menjalani vaksin corona secara serentak hari ini. Pengelola pasar mewajibkan setiap pedagang harus divaksin jika ingin terus mendapat izin berjualan.

Sesuai informasi yang dihimpun, ada sekitar 6000 orang pedagang di 25 pasar yang tersebar di seluruh Brebes. Selain itu, ada pula sekitar 4000 orang pedagang pasar desa dan pasar tiban.

Ribuan pedagang tersebut, hari ini menjalani vaksin secara serentak. Pelaksanaan vaksinasi melibatkan petugas medis di 38 puskesmas. Mereka disebar untuk menyuntikan vaksin ke tiap pedagang.

“Hari ini serentak di 25 pasar yang ada di Brebes. Kita targetkan satu puskesmas minimal 200 pedagang,” kata Bupati Brebes, Idza Priyanti, saat meninjau pelaksanaan vaksin di Pasar Induk, Rabu (9/6/2021) siang.

Idza mengungkap, vaksin serentak ini untuk mengejar ketertinggalan capaian vaksin di Brebes. Di mana, Brebes menempati urutan paling buncit dibanding daerah lain di Brebes dengan angka 17,1 persen.

“Semoga dengan vaksin serentak ini akan meningkatkan capaian vaksin. Selama ini masih rendah di banding daerah lain,” tambah Bupati.

Jumlah pedagang yang ada dipasar Induk Brebes berjumlah 620 orang. Sebelum dimulai, petugas pasar dan Satpol PP memberikan pengumuman kepada para pedagang agar mengikuti vaksinasi. Mereka yang memenuhi syarat diharuskan mengikuti kegiatan vaksinasi corona tanpa terkecuali.

Sementara itu, Kepala Pasar Brebes, Dadang Karyawanto menegaskan, pihaknya akan memperketat aturan bagi para pedagang. Termasuk mensyaratkan setiap pedagang harus divaksin corona.

“Setiap pedagang di pasar Induk Brebes ini harus semuanya divaksin. Ini demi kebaikkan bersama mengingat penyebarannya sekarang kembali meningkat. Yang tidak menunjukkan keterangan telah divaksin kami anggap bukan pedagang pasar ini dan tidak boleh berjualan di sini,” tegas Dadang.

Meski diwajibkan dan akan dikenai sanksi, namun tidak sedikit pedagang yang enggan untuk divaksin. Banyak alasan yang disampaikan saat petugas satpol mengajak untuk vaksin. Mulai dari tidak membawa KTP dan sedang tidak enak badan. Hingga siang sekitar pukul 13.30 WIB, jumlah pedagang pasar Induk yang divaksin sudah mencapai 250 orang. (*/Gust)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here