Kota Tegal, Vaksinasi Masal Terkendala Penolakan Dari Keluarga

0
33

Tegal,- Vaksinasi untuk kalangan lanjut usia (lansia) di Kota Tegal terus dikebut. Hal itu bertujuan untuk menekan laju kasus Covid-19 yang terus meningkat. Meski dalam pelaksanaannya, ada kendala diantaranya penolakan dari pihak keluarga yang beralasan karena takut terjadi efek negatif paska vaksinasi.

Vaksinasi kali ini, melibatkan sejumlah Puskesmas. Salah satunya Puskesmas Bandung, Kelurahan Bandung, Kota Tegal. Sebelum pelaksanaan, Pihak Puskesmas menggandeng 21 Posyandu untuk memberikan Edukasi kepada para lansia agar bersedia divaksinasi.

Guna mengejar target percepatan vaksinasi lansia. Masing-masing Posyandu ditargetkan membawa lima orang lansia perhari ke Puskesmas. Cara ini dilakukan karena masih rendahnya kesadaran sejumlah orang lansia untuk mengikuti vaksinasi dan masih adanya penolakan dari keluarga lansia yang akan divaksin.

Para Lansia umumnya takut divaksin setelah mendengar kejadian warga yang meninggal dunia usai mendapatkan vaksinasi Covid-19. Untuk menepis kekhawatiran ini, Petugas dari Puskesmas terus memberikan Edukasi kepada waega bahwa vaksinasi yang diberikan ini sudah sesuai prosedur untuk mencegah efek negatif,” kata Kepala Puskesmas Bandung, dr. Susan. Jum’at, (11/6).

Dinas Kesehatan Kota Tegal mentargetkan 256 orang divaksin covid-19 perminggunya. Sedangkan stok vaksin saat ini di Kota Tegal masih tersedia 2.344 fial. Sehingga masih cukup untuk vaksinasi 23.440 dosis. (Simpe/Gust)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here