Terjadi Kerumunan, Komisi IV DPRD Brebes Pantau Proses PPDB Online

0
284

BREBES – Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Brebes, Muhaimin Sadirun melakukan inspeksi mendadak (sidak) proses Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online di SMP Negeri 1 Brebes, mulai dari protokol kesehatan hingga saat guru memandu orangtua calon siswa untuk mendaftarkan anaknya.

Sidak itu dilakukan lantaran SMP Negeri 1 Brebes digeruduk calon siswa dan orangtuanya yang hendak melakukan pendaftaran PPDB online di hari pertama. Menurut Muhaimin, mereka mendatangi sekolah itu karena tak sedikit orangtua siswa gagap teknologi (gaptek), sehingga sistem pendaftaran secara online ini tidak bisa dipahami calon orangtua siswa.

“Kami pantau bagaimana proses PPDB online ini. Tapi memang karena banyak orangtua calon siswa yang kurang melek teknologi, jadi mereka berbondong-bondong datang ke sekolah untuk mengantar anaknya,” katanya, Senin (21/6).

Muhaimin menyebutkan, selain orangtua calon siswa yang kurang melek teknologi, tradisi mengantarkan anak mendaftar sekolah juga hingga saat ini masih berlaku. Terlebih, tak sedikit calon siswa SMP Negeri 1 Brebes yang rumahnya jauh dari perkotaan, mereka merasa kesulitan untuk mendaftarkan anaknya sekolah secara online.

“Calon siswa ini juga kan banyak yang dari pedesaan. Sehingga, tradisi untuk mengantar anak ke sekolah itu sangat kental,” tambahnya.

Meskipun terjadi kerumunan saat hari pertama pendaftaran PPDB secara online, Muhaimin mengingatkan agar pihak sekolah tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Selanjutnya, untuk memantau sejauh mana pihak sekolah menerapkan protokol kesehatan, Muhaimin pun mengelilingi lingkungan sekolah. Sesekali menemui orang tua calon siswa yang tidak memakai masker, Muhaimin mengingatkan, agar tetap menerapkan protokol kesehatan.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala SMP Negeri 1 Brebes, Dharma Suhaeri menjelaskan, PPDB online di tingkat SMP baru dibuka hari ini hingga 30 Juni mendatang. Kemudian verifikasi berkas siswa dilakukan pada 1-2 Juli nanti. Dan untuk pengumuman penerimaan 3 Juli, dan untuk daftar ulang rencananya pada 5 hingga 7 Juli mendatang.

“Kami ada kuota untuk delapan kelas. Hari ini adalah hari pertama PPDB dibuka, sehingga banyak yang datang ke sekolah,” ungkapnya.

Meski demikian, pihaknya SMP Negeri 1 Brebes membatasi hanya menerima atau menginput 100 berkas calon siswa per harinya. Pendaftaran PPDB juga, menurutnya, dibuka hanya sampai pukul 12.00 WIB. Selain itu, sebagai bentuk pelayanan, pada prinsipnya pihak sekolah akan tetap menerima semua calon siswa yang datang ke SMP Negeri 1 Brebes.

“Untuk pendaftaran hanya dibuka sampai pukul 12.00 dan kita hanya input data 100 berkas calon siswa per harinya,” pungkasnya. (Gust)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here