Polres Brebes Tangkap 2 Pelaku Penyebar Hoax Terkait PPKM Darurat

0
644

Brebes,- Polres Brebes telah menangkap 2 (dua) pelaku penyebar hoax dengan inisial MI alias I dan MK. Selain itu, saat melakukan patroli, polisi juga berhasil mengamankan puluhan remaja yang diduga terprovokasi ajakan demo penolakan PPKM Darurat.

Kasus tersebut berawal dari munculnya postingan video unjuk rasa dengan keterangan ‘Situasi Brebes Pada Saat Ini’. Video demo itu diupload di media sosial (medsos) oleh akun berinisial MK pada Minggu (18/7). Padahal saat itu di Alun-alun Brebes tidak ada aksi unjuk rasa.

Setelah dilakukan pemeriksaan terkait kebenaran tersebut, ternyata video unjuk rasa yang diupload terduga pelaku itu merupakan video lama. Yakni, video unjuk rasa terkait penolakan Undang-undang Cipta Kerja pada tahun 2020 lalu.

Dalam modusnya, pelaku mengupload situasi demo pada tahun lalu itu. Dan kemudian, ditambahkan keterangan seolah-olah sebagai kejadian baru. Di mana, atas unggahan tersebut sangat meresahkan warga pengguna medsos.

Kapolres Brebes, AKBP Faisal Febrianto saat melakukan Konferensi Pers Ungkap Kasus Tindak Pidana di halaman Mapolres Brebes, Rabu, (21/7) mengatakan, tersangka dengan inisial MK terancam kurungan 12 tahun penjara.

“Di mana, tersangka dikenakan Pasal 51 Ayat 1 Jo Pasal 35 Undang-undang ITE Tahun 2016,” ujar Kapolres Brebes, AKBP Faisal Febrianto saat menggelar konferensi pers, Rabu (21/7/2021).

Selain mengamakan MK, pihaknya juga mengamankan terduga pelaku lainnya yakni berinisial MI. Namun, menurutnya, untuk terduga pelaku MI dikenakan tentang Undang-undang Kekarantinaan dan Undang-undang Penanggulangan Wabah Menular, dengan ancaman kurang kebih dua tahun penjara.

“Tujuan kami melakukan penegakan hukum ini, agar masyarakat tidak menyebarkan berita yang belum jelas atau tidak pasti kebenarannya sehingga menghasut atau mengajak orang berkumpul atau berdemonstrasi di wilayah Kabupaten Brebes,” katanya.

Kapolres Brebes dengan tegas mengingatkan kepada masyarakat, agar jangan mudah percaya dengan postingan – postingan yang belum tentu kebenarannya atau belum pasti kebenarannya.

“Saya himbau sekali lagi bagi masyarakat Brebes, jangan coba-coba memposting berita yang belum tentu kebenarannya, belum pasti kebenarannya atau hoax,” tegasnya.

Selain itu, pada saat patroli juga Polisi berhasil mengamankan puluhan remaja yang diduga terprovoksi tentang adanya ajakan untuk melakukan demontrasi penolakan PPKM Darurat. Mereka diamankan saat akan memasuki kota Brebes.

“Jadi ini kita amankan, kita akan lakukan lidik. Apabila ada kaitan atau benar akan melakukan demo, kita akan cari dalangnya atau aktor intektualnya. Sebagaian besarnya pelajar, tapi lebih lanjutnya setelah kita melakukan penyelidikan,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here