Terekam CCTV, Seorang Pria Curi Dua Tabung Gas Melon di Depan Masjid Jami Al-Amin

0

BREBES, Harianbrebes.com – Kasus pencurian terjadi di depan Masjid Jami Al-Amin Desa Dumeling, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes. Aksi pencurian yang terekam kamera CCTV ini terjadi pada Jumat (12/11) malam.

Salah satu pengurus Masjid Jami Al-Amin Desa Dumeling, Ulul Abshor mengatakan, dirinya mendapatkan laporan dari pedagang martabak, Imam (22) warga Desa Lengkong. Saat itu, Imam mengaku kehilangan dua tabung gas seberat 3 kg. Mendengar itu, Ulul langsung mengecek melalui rekaman CCTV yang ada di masjid itu.

“Pencurian gas melon terjadi pada waktu Sholat Isya Jam 19.08 WIB.
Tepatnya, saat Iqomat sholat isya dan pedagang martabak meninggalkan gerobaknya untuk sholat isya, karena kebetulan tempat dagangnya di depan Masjid Jami Al Amin, Desa Dumeling,” kata Ulul, Sabtu, (13/11) saat dihubungi via pesan Whatsapp.

Ulul menjelaskan, dari rekaman CCTV, terlihat ada seorang pria yang naik motor dari arah utara menuju arah selatan, melewati gerobak martabak antara 10 meteran. Lalu pria yang tampak di rekaman CCTV itu terlihat berhenti sejenak, dan kembali lagi ke arah utara, yaitu arah gerobak martabak tersebut.

“Dari rekaman CCTV, terlihat ada orang yang naik sepeda motor mondar mandir. Beberapa saat, setelah pedagang martabak itu menjalankan sholat isya berjamaah, barulah si terduga pelaku masuk ke dalam kios martabak,” jelasnya.

Dalam rekaman CCTV, lanjutnya, terlihat pria tersebut sempat membuka laci gerobak milik Imam, namun tidak menemukan apapun di dalamnya.

“Mungkin akan mengambil uang didalam laci, namun karena tidak menemukannya, pria itu mengambil 2 tabung gas melon,” imbuhnya.

Ulul menyebut, meski gerobak martabak itu berada tepat di depan masjid, namun jarak pandang yang tampak di CCTV ini terlalu jauh. Sehingga, menurutnya, wajah pria yang diduga pelaku itu tidak terlalu jelas. Apalagi, saat si terduga pelaku menuju ke arah sepeda motornya yang terhalang oleh pagar masjid.

“Sayangnya, wajah terduga pelaku itu tidak terlihat jelas. Karena jarak pandang CCTV dengan gerobak martabak itu terlalu jauh, meski persis berada di depan masjid,” pungkasnya. (*/Gust)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here