Sempat Viral di Medsos, Abdul Goni Kini Tengah Dirawat di RSUD Brebes

0

BREBES, Harianbrebes.com – Seorang Warga Desa Cipelem, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Moh. Abdul Goni (38) sempat viral di media sosial lantaran sudah lama menderita sakit di perantauan dan tidak memiliki biaya untuk mengobati penyakitnya.

Moh. Abdul Goni yang akrab disapa Goni sempat viral setelah poto dan kondisinya saat di perantauan itu diunggah oleh salah satu akun media sosial (Facebook) bernama Dewi Lie. Unggahan tersebut sudah dibagikan sebanyak 2092 akun, dikomentari 401 akun dan sebanyak 2603 akun yang menyukai. Bahkan, dalam unggahan itu menautkan akun dengan nama Ganjar Pranowo.

Poto: Kondisi Moh. Abdul Goni yang diunggah di Medsos.

Goni mengaku sudah lima tahun lamanya berada di perantauan, tepatnya di Ketapang, Kalimantan Barat.

Awalnya, Goni hanya merasakan sakit sariawan di bibirnya. Namun, sudah hampir satu setengah bulan berlalu, sakit yang dialaminya bertambah parah.

Selama menderita sakit, Goni hanya berobat seadanya karena kondisi perekonomiannya yang kurang mampu.

Setelah mendapat bantuan dari sejumlah teman dan saudara, Goni akhirnya bisa sampai di Brebes.

Sesampainya di kampung halaman, Goni langsung diantar keluarganya ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Brebes untuk mendapat perawatan.

“Awalnya sariawan. Sudah 1,5 bulan lebih, sempat berobat 3 kali. Terakhir minum air kelapa yang dibakar malah kaya gini. Saya bisa sampai ke sini dibantu rekan-rekan dan saudara. Maksudnya kawan-kawan yang disana juga,” katanya saat ditemui, Rabu (17/11) di RSUD Brebes.

Goni yang terlihat lemah dan hanya bisa berbaring di ranjang (bed) RSUD Brebes ini menuturkan, meski sebagian tubuhnya mengelupas dan dibalut plastik transparan. Namun, saat ini merasa nyaman.

“Kalau sudah dibungkus plastik seperti ini sih rasanya nyaman-nyaman saja,” tuturnya.

Sementara itu, dokter jaga RSUD Brebes, dr. Yosep C Bagaskoro menjelaskan, pihaknya telah melakukan wawancara, pemeriksaan fisik, dan sudah melaporkan kebagian spesialis kulit. Menurutnya, untuk diagnosis sementara, Goni mengidap salah penyakit autoimun pada kulit, yaitu pemphigus vulgaris yang menyebabkan kulitnya menjadi melepuh hingga mengelupas.

“Diagnosis sementaranya, yaitu Pemphigus vulgaris. Itu penyakit kulit yang ditandai dengan kulit mengelupas. Kulit mengelupas itu karena autoimun. Jadi imun tubuh bapak ini yang biasanya atau harusnya melawan benda asing, melawan virus, melawan bakteri itu malah menyerang kulitnya sendiri,” jelasnya.

Bagaskoro mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan penyebab dari penyakit yang dialami Goni. Namun, ada kemungkinan karena obat-obatan.

“Paparan WiFi juga bisa atau dari genetiknya yaitu dari bapaknya ini ada bakat autoimun. Penyebab pastinya memang tidak semudah itu karena penyakit autoimun-nya,” bebernya.

Kemudian, pihaknya sudah memberikan terapi kepada si pasien. Salah satunya diberikan antibiotik dikarenakan kulitnya mengelupas.

“Kulitnya mengelupas, jadi sangat rentan terpapar sama bakteri ya. Jadi tadi dikasih antibiotik agar mencegah terjadinya komplikasi infeksi berikutnya,” imbuhnya.

Bagaskoro menegaskan, penyakit itu tidak menularkan karena ini akibat gangguan kekebalan tubuh sendiri, dan dapat dikontrol dengan beberapa terapi.

“Tapi penyakit kalau benar ini Pemphigus vulgaris, maka seharusnya tidak menular,” tutupnya. (Gust)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here