Pasutri Ini Diamankan Polisi, 12 Unit Mobil Rental Jadi Barang Bukti

0

Brebes – Aksi dua pelaku spesialis penipuan dan penggelapan mobil rental berakhir ditangan anggota Satreskrim Polres Brebes.

Aksi dua pelaku yang merupakan pasangan suami istri (pasutri) ini berakhir setelah melakukan penipuan dan penggelapan mobil rental yang ke 13 kalinya.

Aksi yang ke 13 kalinya itu bermula, saat pasutri berinisial Fa (27) dan IP (38) menyewa mobil jenis Toyota Avanza dengan nomor polisi B 2862 TOF kepada MT (41) untuk dipakai ke Jakarta.

Setelah 4 hari tidak ada kejelasan, MT mulai curiga dengan gelagat pelaku, kemudian MT menanyakan keberadaan mobil tersebut kepada pelaku. Namun setelah ditanyakan, hingga hampir sebulan atau sampai 8 Nopember tidak ada kejelasan keberadaan mobil.

Kemudian, pada Awal 15 Oktober 2021, korban melaporkan tindak kejahatan penggelapan mobil yang dilakukan FA dan IP di Polsek Paguyangan.

Kapolres Brebes AKBP Faisal Febrianto mengatakan Polres Brebes berhasil mengamankan pelaku penggelapan Mobil sebanyak 13 Unit dari berbagai jenis. Kasus terungkap setelah ada laporan masyarakat di Polsek Paguyangan.

Setelah itu, lanjutnya, Polsek Paguyangan melakukan Kordinasi dengan Satreskrim Polres Brebes melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan pelaku dengan barang bukti sebanyak 12 Unit Mobil dari berbagi merk.

“Pelaku melancarkan aksinya sampai belasan kali selama kurang lebih setahun. Pelaku melakukan kejahatan ini sampai 13 kali di lima TKP, untuk barang bukti yang kami amankan baru ada 12 mobil satu mobil masih dalam pengejaran,” ungkapnya saat Konferensi Pers, Kamis (25/11) di Mako Polres Brebes.

Adapun modus operandi ke dua tersangka melakukan tindak pidana penipuan dan atau penggelapan dengan cara menyewa satu unit kendaraan roda empat. Setelah disewa kemudian mobil tersebut digadaikan.

“Untuk membuat korban percaya, pelaku FA membawa Istrinya ikut dalam melancarkan aksinya agar penyewa lebih percaya. Sang istri sendiri mengaku terpaksa melakukan aksinya karena ajakan suaminya,” terangnya.

Dari hasil keuntungan sendiri, pasangan suami istri ini berhasil meraup 250 juta dari 13 mobil yang sudah digelapkan. FA mengaku dapat memperoleh 20 -30 juta dari mobil yang sudah digelapkan. Hasil penggelapan mobil tersebut dihabiskan untuk bersenang senang.

“Untuk hukuman sendiri para pelaku diancam dengan pasal 372 dan 378 dengan ancaman 4 tahun penjara,” tutupnya. (Hms/Gust)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here