26.7 C
Brebes, Indonesia
Sabtu, September 26, 2020

STAINU dan AKPER Alkautsar Gelorakan “Temanggung Gandem”

Temanggung, Harianbrebes.com – Sebagai perguruan tinggi di Kabupaten Temanggung, STAINU dan AKPER Alkautsar siap mewujudkan Temanggung Gandem untuk peradaban. Hal itu terungkap dalam Studium Generale yang digelar pada Selasa (22/9/2020) bertajuk “Sinergi STAINU AKPER Alkautsar dalam Mewujudkan Temanggung Gandem untuk Peradaban” yang juga disiarkan langsung lewat virtual di Youtube STAINU Temanggung Channel.

Hadir Ketua STAINU Temanggung Dr. H. Muh. Baehaqi MM, Direktur AKPER Alkautsar Tri Suraning Wulandari, S.Kep., Ners, M.Kep, Ketua YAPTINU Drs. H. Nur Makhsun, M.S.I., dan jajarannya, Ketua Tim Alih Kelola AKPER Alkautsar Drs. KH. Mansyur Asnawi, M.S.I., pejabat STAINU dan AKPER Alkautsar dan perwakilan mahasiswa-mahasiswi STAINU dan AKPER Alkautsar.

Selain itu hadir pula Ketua KBIHU Babussalam NU H Rochmadi, Sekretaris Komisi B DPRD Provinsi Jawa Tengah Muhammad Ngainirrichadl, dan Sekretaris Komisi C DPRD Jateng M Hendri Wicaksono, serta tamu undangan yang lain.

Hadir Bupati Temanggung yang diwakili Sekda Drs. Hary Agung Prabowo. M.M., Anggota DPD/MPR RI Denty Eka Widi Pratiwi, SE., MH., dan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Temanggung KH.Ahmad Mukhdzir, S.Ag., M.M., yang menjadi pembicara dalam kegiatan itu yang dipandu moderator Dr. Sugi, M.Pd.

Dalam pemaparannya, Sekda Temanggung Drs. Hary Agung Prabowo. M.M., menjelaskan banyak hal. “Tema ini sangat menarik dan bagus karena mendukung program Bupati dan Wakil Bupati Temanggung yang memang mengusung Temanggung Gandem,” tegasnya.

Ia juga mengatakan, di musim pandemi atau era new normal ini, dampak riil bagi masyarakat Temanggung adalah adanya penurunan sektor ekonomi. “Pada tahun 2021 kita fokus pada pemulihan ekonomi,” bebernya.

Pendapatan kita secara global, lanjutnya, yaitu 1,7 T yang akan digulirkan ke dalam berbagai program untuk mewujudkan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Temanggung. “Kita ada banyak program, salah satunya menggulirkan dana perekonomian secara cepat,” lanjutnya.

Melalui Studium Generale itu, Sekda juga menjelaskan beberapa program Pemkab Temanggung yang dapat didukung STAINU maupun AKPER Alkautsar.

Anggota DPD/MPR RI Denty Eka Widi Pratiwi, SE., MH., saat menyampaikan materinya diawali dengan apresiasi atas terlaksananya kegiatan Studium Generale tersebut. “Kami mengapresiasi atas terlaksananya kegiatan ini. Kami juga mengucapkan apresiasi atas bergabungnya AKPER di bawah YAPTINU yang mengelela STAINU juga sebagai wadah potensial,” katanya.

Ia menjelaskan perjalanan karir dan pendidikannya dari Temanggung. “Fokus kerja kami di ranah legislatif adalah membuat regulasi dalam hal ini di tingkat pusat. Kami juga melakukan pengawasan penggaran di tingkat pusat,” katanya.

Istri Wakil Bupati Temanggung itu juga menjelaskan fokus kerja yang dilakukan baik sebagai DPD maupun MPR RI. “Kalau MPR itu anggotanya adalah anggota DPR RI dari partai politik, serta anggota DPD RI perwakilan provinsi masing-masing,” lanjutnya.

Menyingung era new normal, pihaknya menegaskan dua hal yang saat ini menjadi prioritas. “Dua hal yang penting gara-gara covid ini adalah sektor kesehatan dan ekonomi. Kita bisa bertahan secara ekonomi dan tidak terjangkit penyakit. Maka kami mengajak semua pihak untuk keluar dan mengakhiri pandemi ini. Kuncinya disiplin dengan menjaga protokol kesehatan dan menjaga kesehatan,” lanjutnya.

Sementara Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Temanggung KH. Ahmad Mukhdzir, S.Ag., M.M., menjelaskan bahwa Kementerian Agama mempunyai tugas menyiapkan generasi salih, baik individual maupun sosial. “Kita harus hadir ketika masyarakat membutuhkan dalam menyelesaikan problem sosial,” katanya.

Selain salih, lanjut dia, kita juga harus moderat. “Kita sekarang dihadapkan dengan kutub Islam radikalis dan kutub Islam moderat. Maka di era sekarang, kita harus aktif dalam dakwah di media sosial, karena saat ini penyebaran radikalisme sudah bergeser melalui media sosial,” tegas Ketua PCNU Purbalingga tersebut.

Pihaknya dalam kesempatan itu mengajak STAINU dan AKPER Alkautsar karena sudah jelas di bawah Nahdlatul Ulama untuk menyebarkan moderasi beragama. “Islam wasatiyah adalah model yang harus kita dakwahkan karena itu menjadi core model dari ulama kita,” tegas dia.

Usai penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi. Para pemateri juga menjawab pertanyaan lewat channel Youtube STAINU Temanggung Channel. (HB10/Ibda).

Bagi Warga Negara, Melawan Terorisme Hukumnya Wajib

Semarang, Harianbrebes.com – Forum Koordinasi Penanggulangan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah melalui Bidang Penelitian melatih enumerator lewat kegiatan coaching penelitian tangkal terorisme yang diikuti peserta dari enam daerah yaitu dari Tegal, Solo, Semarang, Demak, Magelang dan Semarang. Kegiatan ini terlaksana Sabtu (5/9/2020) di kantor PWNU Jawa Tengah.

Ketua FKPT Jateng Prof Dr Syamsul Ma’arif, M.Ag., dalam pengarahannya menegaskan bahwa jihad kontra radikalisme menjadi bagian dari kewajiban para warga negara khususnya pemuda.

“Kalau mereka (teroris) melakukan jihad radikal, maka kita jihad kontra radikalisme atau jihad kebhinekaan yang hukumnya wajib,” tegas Prof Syamsul.

Berkhidmat kepada bangsa, menurutnya, dapat dilakukan dengan melawan terorisme. Dijelaskan Prof Syamsul, dalam kitab Idzotun Nasyi’in, karya Syeikh Mustafa Al-galayaini dijelaskan “alwathaniyatul haq hubbu ishlahil wathan, wasyaa’yu fi khidmatih hubbul wathan minal iman” yang intinya khidmah kepada bangsa dan negara harus sungguh-sungguh, bukan merusak atau seperti teroris yang merusak. “Maka jihad kontra radikalisme menjadi bagian dari usaha-usaha yang bisa dilakukan sebagai implementasi sebagai bagian dari hubbul wathan minal yang sudah diimplementasikan ulama-ulama Nusantara dalam memerangi penjajah zaman dulu,” tegasnya.

Dijelaskannya, tema Coaching Enumerator sangat relevan dengan kostum para peserta. “Saya bangga sekali, semuanya merah putih. Ini sesuai tema coaching enumerator ‘Survei Nasional Penguatan Kebhinekaan dan Literasi Digital dalam Upaya Menangkal Radikalisme dan Terorisme,” tegas guru besar UIN Walisongo Semarang tersebut.

Tema ini, lanjutnya, sangat seksi dan relevan di era sekarang, karena radikalisme sudah tersebar di mana-mana. “Di luar negeri ada 1500 orang yang terlunta-terlunta karena terpesona dengan ide-ide radikalisme. Ini adalah semua elemen masyarakat. Yang saya heran adalah perempuan, mereka yang identik dengan kelembutan namun kok bisa terpapar radikalisme,” lanjutnya.

Tiga orang di Jateng yang ditangkap kemarin itu, katanya, salah satunya adalah perempuan. Maka Prof Syamsul berharap enumerator yang dilatih hari ini untuk melakukan keseriusan melakukan riset karena menjadi bagian dari jihad kontraradikalisme.

“Dalam penelitian ini, nanti ada pemetaan, kajian-kajian di lapangan berbasis riset. Ini kerja berbasis survei dan upaya problem solving, karena meski dari segi amaliyah di Jateng rendah, namun dari segi pemikiran masih tinggi. Ada sekitar 45 persen dari hasil survei tahun lalu,” tandasnya.

Selain Ketua FKPT Jateng Prof Dr Syamsul Ma’arif, M.Ag., hadir juga jajaran pengurus lainnya, Sekretaris H. Iman Fadhilah, Bendahara Edi Kurniawan, Kabid Perempuan dan Anak Dra Atiek Suniarti MSi, Kabid Media Massa, Hukum, dan Ekonomi Hamidulloh Ibda, staf administrasi dan umum Ahmad Rouf, dan staf IT Faizin.

Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan acara inti yaitu Coaching Enumerator yang dipandu Koordinator Penelitian Siti Maimunah dan Ahmad Rouf. (HB12/Ibda).

FKPT Jateng Akan Latih Peneliti Tangkal Terorisme

Semarang, Harianbrebes.com – Forum Koordinasi Penanggulangan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah menyiapkan riset dengan langkah adanya coaching penelitian tangkal terorisme di Jawa Tengah.

Hal itu terungkap dalam rapat persiapan kegiatan FKPT Jateng Bidang Penelitian di Waroeng Steak and Shake Ngaliyan, Semarang, Rabu sore (2/9/2020).

“Kerangka riset ke depan, diawali dengan coaching. Ke depan harus jelas tujuannya, fokus masalahnya, dan wawasan risetnya. Jangan sampai nanti sudah jalan terjadi empty teory, empty methodology,” kata Ketua FKPT Jateng Prof Dr Syamsul Ma’arif, M.Ag.

Hal tersebut menurut guru besar UIN Walisongo itu mendesak, dan harus ada pemikiran dan gerakan alternatif. “Jadi bisa diawali dengan preparing, coaching, juga penguatan metodologi secara holistik,” tegasnya.

Selain Ketua FKPT Jateng Prof Dr Syamsul Ma’arif, M.Ag., hadir juga jajaran pengurus lainnya, Sekretaris H. Iman Fadhilah, Kabid Penelitian Sukendar, Kabid Pemuda dan Pendidikan Joko Prihatmoko, Kabid Media Massa, Hukum, dan Ekonomi Hamidulloh Ibda, staf administrasi dan umum Ahmad Rouf,

“Besuk Sabtu 5 September 2020, akan dilakukan coaching yang akan diikuti 20 orang dari enam kabupaten/kota di Jawa Tengah. Enam daerah itu dari Tegal, Solo, Semarang, Demak, Magelang dan Semarang,” kata Koordinator Penelitian, Siti Maemunah MSI.

Kegiatan itu juga menjadi bagian FKPT Jateng dalam menguatkan riset tentang tangkal terorisme di Jawa Tengah. (Hb77/Ibda).

Saat Tugas Liputan, Dua Wartawan Brebes Dianiaya

Brebes, Harianbrebes.com, – Dua orang wartawan wilayah liputan Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, menjadi korban penganiayaan sekelompok massa di Balai Desa Cimohong, Kecamatan Bulakamba, Brebes, saat sedang menjalankan tugas liputan terkait mediasi dugaan perselingkuhan yang dilakukan Kepala Desa (Kades) setempat. Rabu (2/9/2020).

Korban adalah Agus Supramono, wartawan Semarang TV dan Eko Fidiyanto, wartawan cetak harian Radar Tegal. Akibat amuk massa yang diduga pendukung Kades setempat ini, Agus Supramono mengalami luka serius di bagian kepala dan pelipis sebelah kiri.

Korban dilarikan ke RSUD Brebes dan mendapatkan tiga jahitan di bagian kepala. Sedangkan Eko Fidiyanto, tidak mengalami luka hanya kacamata yang dipakai pecah.

Agus Supramono mengatakan, kasus penganiayaan itu berawal saat tengah liputan proses mediasi warga di balai desa tersebut.

“Mediasi awalnya dihadiri perwakilan warga dan tokoh masyarakat setempat, namun tiba-tiba muncul massa yang diduga pendukung Kades, yang kemudian melarang kami untuk meliput karena dinilai sebagai aib, dan menyuruh kami keluar dari balai desa,” bebernya.

Dikatakannya lanjut, permintaan itu disampaikan secara kasar, bahkan sempat adu mulut. Kemudian, pihaknya mengalah dan menunggu di luar kantor balai desa.

Saat menunggu ini, lanjut dia, terdengar suara gaduh sehingga mereka mendekat dan berusaha mengambil gambar dari luar. Namun lagi-lagi, beberapa orang mendatangi dan melarang.

Tak berselang lama, sekelompok orang langsung melakukan penganiayaan terhadap Agus dan Eko.

“Ada sekitar 20 orang yang main pukul. Saat itu kami langsung menunduk untuk melindungi peralatan liputan berupa handycam dan HP. Aksi pemukulan baru berhenti setelah saya berteriak Allahu Akbar, dan ada Babinsa serta anggota Unit Intel Kodim Brebes, Sertu Amrulloh yang datang melerai,” sambungnya yang juga sebagai Pengurus Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Brebes ini.

Kasus penganiayaan itu telah dilaporkan ke Polres Brebes. Kedua kuli tinta tersebut didampingi dua pengacara dan teman-teman satu profesi, serta diperkuat dengan hasil visum.

Agus sangat menyayangkan peristiwa yang melarang wartawan untuk liputan dengan alasan aib. Padahal mereka datang baik-baik karena mendapatkan informasi adanya mediasi juga dari masyarakat setempat.

“Kami dalam tugas dan juga dilindungi Undang-Undang Pers,” tegasnya di Mapolres Brebes.

Sementara itu Eko Fidiyanto mengaku, saat kejadian rambutnya dijambak, dipukul dan juga ditendang pada bagian perut. Setelah berhasil menghindari amukan yang beringas, dirinya berusaha menarik Agus yang tengah di massa.

“Kacamata saya sampai pecah,” ujarnya.

Terpisah, Ketua PWI Kabupaten Brebes, Eko Saputro, mengecam keras aksi main hakim sendiri tersebut.

Pasalnya, seorang wartawan dalam tugas liputan dilindungi Undang-undang Pers Nomor 40 tahun 1999, tentang Pers.

“Kami mengecam tindakan penganiayaan ini dan meminta pihak berwenang mengusut tuntas, agar kejadian tidak serupa tidak terulang dan masyarakat mengerti tentang tugas wartawan,” tegasnya.

Kasat Reskrim Polres Brebes, AKP Agus Supriyadi membenarkan adanya laporan kasus tersebut dan kini sedang ditindaklanjuti.

Untuk diketahui, proses lanjutan penanganan aduan adalah BAP kedua korban dan pengembangan kasus di Polres Brebes. (Aan/Gust)

Segera Daftar, Lomba Mancing Barramundi di Sungai Pemali Berhadiah Sepeda Motor

Brebes, Harianbrebes.com,- Lomba mancing ikan barramundi digelar dalam rangka peringatan ke 37 Hari Olah Raga Nasional. Acara diselenggarakan oleh Kelompok Pemuda penghobi mancing yang mengasnamakan Pebatan Fishing Club’ bersama Karang Taruna Bina Mandiri Desa Pebatan, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes di Sungai Pemali Desa setempat. Hadiah yang diperebutkan, sepeda motor Honda Beat.

Ketua Panitia Lomba Mancing Barramundi di Sungai Pemali Desa Pebatan, Wildan Jamil kepada Harianbrebes.com, Senin (31/8/2020) mengatakan, kegiatan ini akan diselenggarakan dengan menggandeng pihak asuransi.

“Lomba mancing digelar Minggu, 27 September 2020 di Sungai Pemali Desa Pebatan. Untuk peserta yang mendapat asuransi, itu pendaftaran paling lambat Tanggal 20 September 2020. Hal ini dikarenakan pihak Asuransi Askrindo memerlukan data berupa foto copy peserta untuk diasuransikan,” kata Wildan.

Sehingga, untuk peserta yang ingin ikut serta dalam perlombaan ini, harus mendaftar sebelum batas waktu yang baru ditentukan panitia. September 2020. Jika mendaftar setelah tanggal 20 hingga saat pelaksanaan, maka peserta tidak ditanggung pihak asuransi Askrindo dan tidak mendapatkan kaos, tapi tetap mendapatkan kupon doorprize saja. “Pembaharuan pendaftaran lomba mancing Barramundi di Sungai Pemali Desa Pebatan ini kami dipublikasikan, karena yang tertera dalam brosur dan banner yang sudah disebar itu tidak ada penjelasannya,” ujarnya.

Menurut Wildan, masih ada kesempatan bagi para penggemar mancing untuk mengikuti lomba mancing barramundi ini. Sebab, sampai saat ini sudah ada angler yang mendaftar, namun belum menyerahkan foto copy KTP dan biasanya ada yang mengundurkan diri.

“Karenanya, pendaftaran lomba berhadiah motor dengan kategori pemenang ikan baramundi terberat per ekornya ini, kami memerlukan data diri peserta berupa KTP untuk asuransi, sedangkan untuk ukuran kaosnya disamakan,” pungkasnya. (Gust)

Pemkab Brebes Terima Aset Jalan Dan Jembatan Dari PT SAE

Brebes, Harianbrebes.com,- Pemerintah Kabupaten Brebes menerima aset berupa jalan dan jembatan dari PT Sejahtera Alam Energy (SAE). Aset yang diserahterimakan adalah aset-aset berupa jalan dan jembatan sebanyak 35 aset dengan nilai total aset sebesar Rp 11.921.591.316,-.Serah terima diwujudkan dari bentuk penandatangan berita acara serah terima dan penandatanganan prasasti oleh Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH dengan Direktur PT SAE Dicky Rudiwibowo, di Grand Dian Hotel, Senin (31/8).

Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH berterima kasih kepada PT SAE, yang telah menyerahkan aset tanah dan jembatan kepada Pemkab Brebes. Itu artinya, masyarakat bisa menikmati nilai manfaat dari aset yang telah diserahkan.

“Atas nama warga masyarakat, kami berterima kasih kepada PT SAE karena telah memberikan jalan dan jembatan yang tadinya sempit dan rusak, kini masyarakat bisa menikmati jalan dan jembatan yang sudah dibuat oleh PT SAE,” ujar Idza.

Kata Idza, untuk kelanjutannya, segala kerusakan jalan dan jembatan menjadi tanggung jawab Pemkab. Untuk itu, Bupati berharap kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga aset tersebut agar awet dan nilai manfaatnya panjang.

“Aset yang telah dihibahkan menjadi tanggung jawab pemerintah daerah maka dukungan dari masyarakat yang akan memakainya untuk merawat dan menjaganya. Mari kita jaga jalan dan jembatan dari PT SAE agar lestari dan tidak cepat rusak,” ajak Bupati Idza.

Terkait aset tersebut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Brebes Ahmad Syatibi menjelaskan, sejak 2018 telah dilakukan pembangunan jembatan dan jalan untuk kepentingan transportasi alat berat PT SAE yang melakukan pengeboran panas bumi.

Dari tiga titik dengan kedalaman 3.400 meter di Desa Kalibuntu Kecamatan Paguyangan ternyata hasilnya belum positif. Sehingga aset jalan dan jembatan tersebut tidak lagi digunakan oleh PT SAE dan diperuntukan untuk transportasi masyarakat setempat.

Kata Syatibi, diawal 2021 akan dilakukan pengeboran kembali di Kecamatan Sirampog. Untuk mobilisasi pengeboran panas bumi tersebut, PT SAE sudah membuat jembatan kalibuntu baru dan kantong parkir. Salah satu kegiatan kantong parkir ini merupakan pembebasan tanah sebanyak 11 bidang yang sudah selesai pembebasannya.

“Kalo masih ada hal yang bersinggungan dengan pembebasan tanah segera disampaikan sehingga akad serah terima ini tidak ada cacat,” kata Syatibi

Direktur PT Sejahtera Alam Energi Dicky Rudiwibowo hanya berpesan singkat, agar serah terima ini membawa barokah bagi Kabupaten Brebes dan PT SAE. Dicky menjelaskan, bila pengeboran selanjutnya mendapatkan hasil yang positif, maka nilai yang didapatkan adalah pembuatan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi.

“Kami mohon dukungan doa restu dari masyarakat Brebes agar pengeboran bisa sukses dan mendapatkan hasil positif sehingga akan terwujud Pembangkit Listrik untuk kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Penandatangan Berita Acara Serah terima aset dan prasasti disaksikan Wakil Bupati Brebes Narjo SH MH, Kapolres Brebes AKBP Gatot Yulianto SIK MHP, Ketua Pengadilan Negeri Brebes Tornado Edmawan SH MH, Kepala Kejaksaan Negeri Brebes Emy Munfarida SH, Ketua DPRD Mokhamad Taufiq SSn, dan Kepada Dinas PU Brebes Ahmad Satibi (Hms/Gust)

Ketua PAC Pemuda Pancasila Brebes Serahkan SK Pengurus Ranting Limbangan Wetan

Brebes, Harianbrebes.com,- Ketua Pimpinan Anak Cabang Pemuda Pancasila Kecamatan Brebes Kabupaten Brebes, Muhammad Nizwar Alisyafrihan menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada Pengurus Ranting Pemuda Pancasila Limbangan Wetan Periode 2020-2022 di Lapangan Besar, Kelurahan Limbangan Wetan Brebes.

Dalam sambutannya, Nizwar mengatakan, penyerahan SK dan Bendera Pataka kepada Ketua Ranting Pemuda Pancasila Kelurahan Limbangan Wetan, Guruh Alvin Mubarok merupakan pertanda bahwa kepengurusan itu sudah resmi.

“Selamat kepada Ketua Ranting Pemuda Pancasila Kelurahan Limbangan Wetan beserta jajaran yang telah resmi dilantik,” ucap Nizwar, Sabtu, (29/08/2020).

Selanjutnya, Nizwar berharap Pengurus Ranting Pemuda Pancasila Limbangan Wetan dapat bersama sama mengharumkan dan mengibarkan panji panji Pemuda Pancasila sampai ke tingkat basis.

“Pelantikan ranting kali ini dinilai sukses karena ranting terbentuk berangkat dari inisiasi pemuda setempat,” lanjutnya.

Kemudian, Ketua Ranting Limbangan Wetan dalam sambutannya, menambahkan wujud kongkrit mengangkat nilai-nilai pancasilais yang paling kongkrit dan sesuai dengan kondisi pemuda adalah dengan cara melibatkan potensi pemuda setempat.

“Termasuk memperhatikan guru-guru setempat yg berhasil mengembalikan 35 siswa putus sekolah ke sekolah yang dalam acara tersebut,” tambahnya.

Dalam acara pelantikan itu juga diberikan penganugerahan kepada guru-guru pemerhati pendidikan di Kelurahan Limbangan Wetan.

“Semoga dengan terbentuknya Ranting Pemuda Pancasila Kelurahan Limbangan Wetan ini mampu bersinergi dengan pemerintah setempat melalui program-programnya,” pungkas Lurah Limbangan Wetan, Rosmeidiana yang turut hadir dalam acara tersebut. (Gust)

Tingkatkan Mutu, SMP Al Bayan Gembleng Guru dan Pelajar tentang Jurnalistik

Pekalongan, Harianbrebes.com – Meskipun di musim pandemi covid-19 ini, SMP Islam Al Bayan Wiradesa, Pekalongan mengadakan seminar pelatihan literasi dan jurnalistik dan media digital. Kegiatan ini dilakukan mulai dari hari Selasa sampai dengan Rabu tanggal 18 – 19 Agustus 2020.

Dalam meningkatkan mutu kualitas pendidikan bagi guru dan siswa SMP khususnya di bidang jurnalistik dan media sosial, SMP Islam Al Bayan Wiradesa mengadakan kegiatan yang mendatangkan dua narasumber dari Tim Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) LP Ma’arif PWNU Jawa Tengah tersebut.

Kegiatan ini dihadiri oleh Peserta PPL IAIN Pekalongan serta seluruh guru dan perwakilan siswa-siswi SD SMP dan SMA Islam Plus Albayan Wiradesa dengan narasumber Bapak Hamidullah Ibda Koordinator GLM LP Ma’arif Jateng dan Bapak Miftakhul Khoiri Content Creator, Youtuber.

Acara ini dibuka langsung oleh Bapal Kepala sekolah SMP ISLAM AL-Bayan Wiradesa Bpk Ziaul Khaq, M.Pd.Dalam pembukaannya beliau menjelaskan bahwa kegiatan ini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan guru siswa-siswi SMP Islam Albayan di bidang Literasi dan Media sosial, terlebih saat musim pandemi covid-19 ini kebutuhan media sosial sangatlah penting untuk menunjang kegiatan belajar mengajar dengan sistem daring atau dalam jaringan. (Hb22/Ahmad Muhaimin).

Gandeng Ma’arif, SMP Islam Al Bayan Tingkatkan Literasi Sekolah

Pekalongan, Harianbrebes.com – Dalam rangka meningkatkatkan mutu sekolah, SMP Islam Al Bayan Wiradesa, Pekalongan, menggelar pelatihan jurnalistik dan literasi digital yang di mulai hari selasa (18/8/2020) dan berakhir hari rabu (19/8/2020). Walaupun dilaksanakan pada masa new normal tidak mengurangi antusias peserta yang dalam hal ini guru, mahasiswa PPL IAIN Pekalongan dan IPNU-IPPNU.

Kegiatan ini dihadiri oleh pemateri koordinator GLM Maarif PWNU Jateng Hamidulloh Ibda dan pemateri creator youtuber Miftakhul khoiri.

Dalam sambutannya Kepala SMP Islam Al Bayan Ziaul Khaq mengatakan “Kegiatan ini dilaksanakan untuk menambah pengetahuan dan keterampilan para peserta guna mempersiapkan era digitalisasi dalam dunia pendidikan,” beber dka.

Pria Asli Wonokerto itu mengatakan kegiatan tersebut di laksanakan 2 hari.
Hari pertama fokus pada literasi sekolah dan hari kedua fokus pada literasi media digital.

Pada sambutan penutupan acara, Ziaul Khaq mengatakan kegiatan ini akan dilaksanakan secara kontinu agar memberikan semangat baru kepada para guru untuk menambah literasi kejurnalistikan. (Hb99/M. Saeful Arif).

Ada Beasiswa Kuliah di Akper Alkuatsar dan STAINU, Syaratnya Ikuti LKTI Pelajar 2020 Ini

LKTI Akper Alkautsar NU dan STAINU Temanggung

Temanggung, Harianbrebes.com – Dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan di bidang kesehatan dan di bidang akademik pendidikan Islam, sekaligus merespon era normal baru (new normal), AKPER Alkautsar NU dan STAINU Temanggung menyelenggarakan Lomba Karya Tulis Ilmiah Tingkat Nasional 2020 untuk pelajar MA/SMA/SMK se Indonesia.

“Lomba ini, bagi kami merupakan lomba pertama kali yang berhadiah kuliah. Sebab, selain hadiah uang tunai, para pemenang dan finalis akan berkesempatan kuliah di AKPER Alkautsar NU dan STAINU Temanggung, kata Ketua Panitia  Lomba Karya Tulis Ilmiah Tingkat Nasional 2020 AKPER Alkautsar NU dan STAINU Temanggung Hamidulloh Ibda, dalam siaran pers yang diterima Harianbrebes.com, pada Sabtu (15/8/2020).

Pihaknya mengajak untuk pelajar kelas XII MA/SMA/SMK se Indonesia untuk berpartisipasi dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah Tingkat Nasional 2020 yang digelar AKPER Alkautsar NU dan STAINU Temanggung. “Total hadiah Rp 9.500.000 dan beasiswa kuliah,” kata Kaprodi PGMI STAINU Temanggung itu.

Tema lomba ini adalah “Inovasi Kaum Milenial di Era New Normal”. Ada empat ruang lingkup tema (focus dan scope) yaitu pertama, 4 (empat) Pilar Kebangsaan. Kedua, kesehatan / edukasi kesehatan. Ketiga, pendidikan dan pembelajaran. Keempat, seni, budaya, tradisi dan sejarah. Kelima, keagamaan, sosial, dan ekonomi. Keenam, hukum dan politik. Kedelapan, teknologi, informasi, komunikasi

Bagi yang berhasil lolos dan menang, maka akan diberi penghargaan. Pemenang LKTI 2020 akan mendapatkan seritifikat, uang pembinaan, beasiswa kuliah dengan rincian Juara 1: Rp. 2.500.000 + Beasiswa kuliah, Juara 2: Rp. 2.000.000 + Beasiswa kuliah, Juara 3: Rp. 1.500.000 + Beasiswa kuliah, dan Nominator  1 – 7: Rp.   500.000 + Beasiswa kuliah

“Penentuan penghargaan ini ada catatannya. Pertama, aemua juara 1-3, juara nomoniator 1-7 mendapatkan beasiswa kuliah di AKPER Alkautsar NU / STAINU Temanggung (hanya berlaku 1 orang jika berkelompok). Kedua, beasiswa kuliah hanya diberikan ketika peserta mendaftar kuliah di AKPER Alkautsar NU / STAINU Temanggung. Ketiga, pajak hadiah ditanggung pemenang sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” lanjut Ibda yang pernah menjadi Juara I Lomba Artikel Kemdikbud tahun 2018 tersebut.

Dewan juri dalam LTKI 2020 tingkat nasional ini juga beragam. Pertama, untuk aspek isi/substansi/konten adalah Bupati Temanggung H. Muhammad Al Khadziq dan Anggota DPD RI/MPR RI Denty Eka Widi Pratiwi, SE., MH.

Kedua, aspek bahasa dan kebaruan ide/novelty yaitu Direktur AKPER Alkautsar NU Temanggung Tri Suraning W., S.Kep.Ns., M.Kep. Ketiga, aspek metodologi dan tata tulis yaitu Sekretaris YAPTINU Dr. Sugi, S.Pd., M.Pd., dan Ketua STAINU Temanggung Dr. H. Muh. Baehaqi, M.M.

Semua informasi dapat dilihat di tautan penting yaitu untuk Pendaftaran dan Pengiriman Naskah KTI, Panduan LKTI, dan template naskah KTI

Tahapan lomba, yaitu untuk pengiriman naskah 15 Juli – 15 Desember 2020, seleksi administrasi 1 Desember – 10 Desember 2020, penilaian oleh tim juri 10 Desember– 25 Desember 2020, pengumuman pemenang 30 Desember 2020, dan penyerahan hadiah pada awal Januari 2021

Semua informasi dapat ditanyakan langsung kepada Bapak Hamidulloh Ibda 08562674799 atau melalui website akperalkautsar.ac.id dan stainutmg.ac.id. (HB23)

Berita Terbaru