25.5 C
Brebes, Indonesia
Sabtu, Juli 4, 2020

Protes Pembakaran Bendera, Kader PDI Perjuangan Long March Menuju Mapolres Brebes

Brebes, Harianbrebes.com,- Ratusan Pengurus dan Anggota DPC PDI Perjuangan Kabupaten Brebes melakukan long march menuju Polres Brebes, Minggu, (28/6). Mereka melakukan itu untuk menyampaikan aspirasi dan membawa pernyataan sikap yang berisi terkait protes keras insiden pembakaran bendera PDI Perjuangan serta mendukung proses hukum yang sedang ditempuh DPP PDI Perjuangan.

Dengan menggenakan baju merah dan membawa berbagai atribut partai, mereka juga membentangkan spanduk bertuliskan “Kader dibawah siaga menunggu komando ibu ketua umum, kami bukan PKI, kami PDI Perjuangan, Pancasila Sejati, NKRI Harga Mati”. DPC PDI Perjuangan Kabupaten Brebes menggelar aksi damai long march menuju Mapolres Brebes. Aksi tersebut sebagai bentuk kekecewaan mereka atas insiden pembakaran bendera partai dalam demo tolak RUU HIP pada Rabu (24/6).

Ketua DPC PDI Perjuangan, Indra Kusuma menyatakan pihaknya meminta kepada pihak kepolisian untuk segera mengusut kejadian terkait pembakaran bendera PDI Perjuangan sekaligus meminta kepolisian menangkap pelakunya.

Dalam kesempatan itu, Indra juga mengaku sangat prihatin dengan adanya insiden pembakaran bendera PDI Perjuangan yang terjadi pada Rabu (24/6) di depan Gedung DPR/MPR RI.

“Kami juga menyatakan sikap, bahwa PDI Perjuangan akan tetap menjaga NKRI dan persatuan kesatuan masyarakat,” tambahnya.

Ditegaskannya, dalam pernyataan sikap itu, Pancasila tetap menjadi ideologi bangsa, negara dan PDI Perjuangan. Serta menjaga dan mengamalkan Pancasila. Siap membela NKRI, Pancasila, UUD 1945 dan Bhineka Tunggal Ika.

Selain itu, pihaknya juga meminta kepada kepolisian untuk mengusut penyimpan dan pembuat bendera PKI. “Demikian pernyataan dan pernyataan sikap ini saya sampaikan sebagai respon peristiwa politik belakangan ini. Semoga, Tuhan Yang Maha Esa meridhoi bangsa dan negara kita,” pungkasnya.

Dua hari sebelumnya, terkait pembakaran bendera, ketua DPC PDI Perjuangan juga telah mengerahkan anggota kadernya untuk memasang bendera PDI Perjuangan di sejumlah titik di 17 kecamatan di Kabupaten Brebes. (*/Gust)

Ormas Pemuda Pancasila Brebes Tolak RUU HIP

Brebes, Harianbrebes.com,- Organisasi Masyarakat (Ormas) Pemuda Pancasila Kabupaten Brebes, menyatakan sikap menolak keras adanya Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP). Pernyataan sikap itu disampaikan saat sejumlah pengurus MPC Pemuda Pancasila Brebes melaksanakan audiensi bersama Komandan Kodim 0713 Brebes, di Makodim Brebes, Jumat (26/6).

Dalam audiensi tersebut, pengurus MPC PP Brebes diterima langsung Dandim 0713 Brebes, Letkol Inf Faisal Amri.

Ketua MPC PP Kabupaten Brebes, Wahyudin Noor Ali mengatakan, TNI adalah bagian dari alat negara, sehingga pihaknya mendatangi markas TNI untuk menyamakan pandangan terkait Ideologi Pancasila. Sebagai bagian dari anak bangsa, Pemuda Pancasila harus mengambil sikap.

“Kami menyatakan Ideologi Pancasila merupakan dasar negara serta sumber dari segala sumber hukum di NKRI. Kami mengecam keras masuknya paham Ideologi lain selain Pancasila di NKRI,” ujarnya.

Menurut dia, keberadaan RUU HIP akan memberi peluang bagi paham komunis untuk tumbuh lagi di Indonesia. Pihaknya menegaskan dalam RUU itu harusnya TAP MPR Nomor 25 Tahun 1966 dicantumkan sebagai konsederan. Bila tidak menjadi konsederan, maka sama saja melegalkan PKI tumbuh lagi.

“Kami menolak keras RUU Haluan Ideologi Pancasila ini. Kami mendesak RUU ini harus didrop, dan tidak perlu ada pembahasan lagi di DPR. Kami juga sepakat dengan PP Muhammadiyah dan PBNU, bahwa Pancasila ini sudah final sebagai dasar negara,” tegasnya

Selanjutnya, dia mengatakan, jangan sampai ada lagi orang yang mengatasnamakan wakil rakyat, yang mengerdilkan Pancasila sebagai bagian yang tidak penting untuk negara. Pancasila sudah final sebagai dasar negara dan sebagai sumber dari segala sumber hukum di Indonesia.

“Kami menuntut dengan tegas pecat dan pidanakan oknum legislatif yang mengusulkan dan mendukung RUU ini. Kami juga menuntut dengan tegas pecat oknum pejabat tinggi negara yang kembali membangkitkan paham komunis. Kami juga meminta TNI, Polri dan Pemerintah Daerah untuk mencegah, menangkal dan menghancurkan paham komunis,” ungkapnya

Sementara, Dandim 0713/Brebes, Letkol Inf Faisal Amri mengatakan, kedatangan mereka ke Makodim Brebes adalah untuk pernyataan sikap bahwa Pemuda Pancasila masih mencintai NKRI. Mereka tidak rela ada pihak yang berusaha mengganti ideologi Pancasila sebagai dasar negara dan sumber dari segala hukum di Indonesia. Dan Mereka juga berusaha mempertahankan marwah Pancasila.

“Sikap kami sama. Sebagai alat negara, sikap TNI tetap sama dari dulu, yakni mempertahankan ideologi Negara. Siapapun yang berusaha mengganti ideologi Pancasila adalah musuh kami,” pungkasnya. (*/Gust)

*Sumber: SMpantura.com

Koti PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Brebes Gelar Latihan Perdana

Brebes, Harianbrebes.com,- Untuk yang pertama kalinya Komando Inti Mahatidana (KOTI) Pemuda Pancasila Pimpinan Anak Cabang (PAC) Kecamatan Brebes menggelar latihan fisik bersama,yang diikuti sebanyak 30 anggota lengkap. Dipimpin instruktur pelatihan Sidik Pamungkas yang merupakan Komandan KOTI (Dankoti) PAC PP Brebes, berlangsung di halaman Islamic Center, Brebes, Minggu (21/6/2020).

Selain sebagai ajang silaturahmi sesama anggota pelatihan yang rencananya digelar 2 kali seminggu ini, sebagai wujud pemantapan jiwa raga dan untuk melatih kedisiplinan anggota serta melatih fisik. Menurut Sidik hal ini, karna dalam tubuh yang kuat terdapat jiwa yang sehat.

“Maksud diadakanya pelatihan ini, agar anggota KOTI terjaga mental dan fisiknya dengan materi pelatihan meliputi latihan fisik, PBB, senam tongkat juga borgol dan beladiri. Harapan kami supaya mereka lebih baik dari sebelumnya,” tegas Sidik yang juga pemegang sabuk hitam di beladiri Gojikai ini.

Sementara itu, Ketua PAC PP Brebes, Mohammad Nizwar Alfisyahrin memaparkan, hari ini adalah pertama kali kami melakukan pelatihan sebagai upaya pembentukan karakter dan kedisiplinan anggota yang lebih tangguh dan memberikan manfaat bagi masyarakat Brebes.

“Semoga KOTI PAC Brebes dengan melakukan latihan secara rutin dapat menjadi anggota yang mempunyai jiwa korsa, disiplin serta dapat memberikan perlindungan bagi masyarakat dan mitra pemerintah,” pungkasnya.

Hilang Secara Misterius, Petani Asal Larangan Brebes Diduga Hanyut di Saluran Air

Brebes, Harianbrebes.com,- Warga Desa Karangbale, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, dihebohkan dengan hilangnya salah satu warganya secara misterius, Tarjono Bin Ratmo alias Glampeng (53). Kamis (11/6/2020).

Warga menduga, petani yang merupakan tetangganya ini hanyut di saluran irigasi yang mengalir di desanya.

Menurut keterangan salah satu saksi, Ibu Rohani (45), saat dirinya hendak membuka warung pada pukul 06.00 WIB, dilihatnya 1 satu stel pakaian berikut dengan celana dalam dan peralatan pertanian yang berada di pinggir sungai.

“Biasanya yang sering mandi disini pagi-pagi adalah Pak Tarjono,” ungkapnya.

Ia pun lantas memanggil Farel (15), anak dari korban yang diduga hanyut untuk memastikan apakah benar barang-barang tersebut milik ayahnya. Farel pun lantas segera memberitahukan penemuan itu kepada ibunya, Suwarni (45) atau istri Tarjono.

“Benar ini pakaian dan barang milik suami saya. Ia pergi ke sawah untuk menyiram tanaman sekitar jam tiga pagi tadi,” ucapnya sambil terisak.

Karena tidak ditemukan setelah dilakukan pencarian keberadaan suaminya di sawah dan rumah keluarganya, akhirnya Suwarni melaporkannya kepada perangkat desa dan dilanjutkan kepada pihak Polsek dan Koramil Larangan.

Disampaikan Danramil 16 Larangan, Kodim 0713 Brebes, Kapten Infanteri Suwardi, bahwa dugaan hanyut berdasarkan dari hasil temuan di pinggir saluran irigasi berupa 1 stel pakaian, 1 buah alat siram manual pertanian, dan 1 buah sabit.

“Dari pengakuan beberapa saksi, rutinitas dari saudara Tarjono adalah membersihkan diri atau mandi sepulang dari sawah di saluran irigasi Desa Karangbale, di depan warung milik Ibu Rohani (45), RT. 009 RW. 004,” terangnya.

Setelah menghubungi Tim SAR Kabupaten Brebes, masyarakat Karangbale bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas membantu Tim SAR melakukan pencarian dengan menyusuri saluran irigasi.

“Tumpukan sampah yang tersangkut di pintu air di pintu-pintu air juga dikorek barangkali korban hanyut tersangkut disana,” tandasnya.

Ditambahkannya, pencarian dihentikan pada pukul 17.30 WIB dan akan dilanjutkan kembali esok hari (12/6). (Aan/Gust)

Pengabdian Untuk Negeri, TNI AD Akan Gelar TMMD 108

Jakarta, Harianbrebes.com,- TNI AD akan kembali menggelar TNI Manunggal Membangun Desa TMMD ke-108, sebagai lanjutan TMMD ke-107 Tahun Anggaran 2020, yang kali ini akan digelar untuk membangun infrastruktur di 44 Kabupaten/Kota atau 49 kecamatan (74 desa).

Selain sasaran fisik/infrastruktur, tentu juga non fisik, dimana pada TMMD ke-108 ini, TNI akan berkolaborasi dengan Kemendagri RI.

Untuk mensukseskan hajatan TNI dalam membantu tugas Pemda membangun daerah dan masyarakat yang akan dimulai pada 30 Juni hingga 29 Juli 2020 secara serentak ini, TNI AD memulainya dengan menggelar Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) TMMD ke-108 di Gedung E, Puskodalad Mabesad, Jakarta Pusat. Selasa (9/6/2020).

Di tengah pendemi covid-19 ini, Rakornis tersebut tidak menghadirkan para Dandim, pejabat daerah atau Bupati, dan Dispermasdes masing-masing kabupaten/kota, melainkan melalui video conference yang dipimpin Asisten Teritorial (Aster) Kasad, Mayjen TNI Bakti Agus Fadjari, S.I.P, M.Si, selaku Pati Bidang Perencanaan PJO (Penanggung Jawab Operasional) TMMD, dengan didampingi Direktur Kelembagaan dan Kerjasama Desa, Dr. Deddy Winarwan, M.Si, mewakili Dirjen Bina Pemdes Kemendagri RI.

Dalam sambutannya dalam Rakornis TMMD yang menerapkan protokol kesehatan covid-19 ini, Aster Kasad mengatakan bahwa program TMMD merupakan kegiatan lintas sektoral dengan berbagai Kementerian/Lembaga Pemerintah Non-Kementerian (LPNK) dan komponen masyarakat lainnya, yang dilaksanakan secara gotong-royong dan bukan domain TNI saja.

Jenderal bintang dua ini mengajak para stakeholder untuk mendukung dan berkontribusi baik fisik maupun nonfisik sehingga tugas mulia untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat ini dapat sukses.

“Mari kita jadikan Rakornis TMMD ini menjadi wahana berkoordinasi dan berkomunikasi secara teknis, berdiskusi, serta mensinkronkan berbagai program Kementerian/LPNK dengan TMMD ke-108 ini,” ungkapnya.

Bakti Agus Fadjari berharap dalam Rakornis tersebut ada saran, masukan, serta ide-ide kreatif, inovatif dan konstruktif guna mendorong upaya peningkatan dan pengembangan program TMMD ke depannya demi tercapainya percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat desa yang menjadi sasaran program.

Tema yang diangkat dalam Rakornis adalah “TMMD Pengabdian untuk Negeri”, dengan sistem bottom up planning dengan tujuan menjawab aspirasi dan kebutuhan masyarakat setempat sehingga hasilnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat.

Sementara itu, Direktur Kelembagaan dan Kerja Sama Desa Kemendagri RI, Dr. Deddy Winarwan, menyampaikan materi tentang kebijakan pemerintah dalam mewujudkan percepatan pembangunan desa yang meliputi peningkatan kapasitas fiskal Pemdes, peningkatan kapasitas dalam pemahaman berbagai regulasi pengelolaan keuangan desa, memahami masalah dan potensi, target skala prioritas pembangunan, serta seni dan cara mencapai target.

Dalam kesempatan ini juga, Deddy juga memaparkan kebijakan terkait penggunaan APBD dan APBDes untuk penanganan covid-19.

“Pemerintah juga menyiapkan langkah antisipasi atas risiko pelemahan ekonomi melalui instrumen kebijakan fiskal, menggerakkan ekonomi, menciptakan lapangan kerja dan menjaga masyarakat rentan terdampak covid-19,” ujarnya.

Selanjutnya, Kolonel Infanteri Paiman, Kasubdispenmedtak Dispenad dan Sekretaris PJO TMMD yang diwakili Pabandya-1 Bin Ops Bag TNI Spaban V Bhakti TNI Sterad, Letkol Infanteri Ahmad Hadi Hariono, secara bergantian memaparkan rencana terkait pelaksanaan Lomba Karya Jurnalistik (LKJ) TMMD Reguler ke-108 TA. 2020.

Terkait LKJ TMMD Reguler 108 yang merupakan rutinitas TNI-AD dan sudah digelar yang ke-15 kali ini, program/kegiatan ini merupakan wahana dalam mensosialisasikan pelaksanaan program TMMD kepada masyarakat, pemenuhan informasi publik, mengekspos potensi desa yang menjadi sasarannya, serta menggugah kepedulian masyarakat terhadap upaya pembangunan di desanya.

Lomba LKJ ini dibagi menjadi 4 kategori yakni kategori Kapendam, Dandim selaku Dansatgas TMMD, dan 2 kategori untuk wartawan umum baik cetak/online dan elektronik.Puncak acara, Waaster Panglima TNI, Brigjen TNI (Mar) Purnomo, yang hadir mewakili Aster Panglima TNI menyampaikan apresiasi kepada para pejabat Pemda yang tetap semangat dan mengalokasikan anggaran pembangunan yang diselaraskan dengan TMMD di tengah pandemi covid-19. (Dispenad/Aan/Gust)    

Lagi, PAC PP Brebes Salurkan Ribuan Bantuan Telor Ayam

Brebes, Harianbrebes.com,- Sebagai wujud kepedulian terhadap sesama, Organisasi Masyarakat (ormas) PAC Pemuda Pancasila Brebes menyalurkan bantuan untuk korban banjir rob yang terjadi di Desa Randusanga Wetan, Kabupaten Brebes. Selasa, (9/6).

Dengan mengunakan mobil pribadi, Ketua PAC PP Brebes Mohammad Nizwar Alfisyahrin disusul kendaraan pengangkut bantuan yang di iringi puluhan pengurus dan anggota PAC PP Brebes, Koti Mahatidana dan SAPMA PP Brebes yang mengendarai sepeda motor bergegas menuju balai desa Randusanga Wetan untuk menyalurkan bantuan berupa telur ayam burah sejumlah 3000 butir.

Nizwar mengatakan bantuan dari PT Charoen Pokphand ini disalurkan bagi korban banjir rob sebagai wujud kepedulian perusahaan tersebut.

“Bantuan ini merupakan bantuan tahap kedua. Sehari sebelumnya, bantuan sudah disalurkan di Desa Randusanga Kulon sejumlah 4000 butir,” katanya.

Nizwar juga menjelaskan, kedepan pihaknya akan menjalin kerja sama dengan pihak perusahaan yang lain dalam melakukan berbagai kegiatan sosial, termasuk menyalurkan bantuan bagi korban bencana alam.

“Kami siap bermitra dengan pengusaha dalam hal menyalurkan bantuan bagi warga terdampak bencana. Selain itu, kami ikut menunjukkan kepedulian terhadap sesama saudara yang terkena musibah,” lanjutnya.

Kemudian, Sekertaris PAC PP Brebes, Dedi Agustyan menambahkan, dalam menyalurkan bantuan bagi korban yang terdapak musibah atau bencana dibutuhkan kekompakan.

“Jika kita berbicara kemanusiaan, maka semua harus bersatu dan bergotong royong,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Randusanga Wetan, Agung Sulistyo mengungkapkan, rasa terima kasih atas kepedulian Pemuda Pancasila terhadap warganya. “Terimakasih atas bantuannya, semoga bisa bermanfaat bagi warga kami dan berkah bagi kita semua,” pungkasnya. (*/Hb)

PAC Pemuda Pancasila Brebes Salurkan Bantuan 4000 Telor Ayam

Brebes, Harianbrebes.com,- Ratusan warga masyarakat yang terdampak banjir rob di Desa Randusanga Kulon, Kecamatan/Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, mendapatkan bantuan 4000 butir telur ayam buras dari PT. Charoen Pokphand Jaya Farm Brebes, Jawa Tengah yang disalurkan langsung oleh Pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila (PP) Kecamatan Brebes, Senin (8/6/2020).

Personalia dan General Affair PT Charoen Pokphand Area Jawa Tengah, Sugiyanto mengatakan bantuan ini sebagai Program CSR dalam rangka membantu warga terdampak banjir rob di Desa Randusanga Kulon.

“Bantuan ini sebagai bukti kepedulian perusahaan kami terhadap warga masyarakat yang terdampak bencana Rob”, kata Sugiyanto.

Sementara itu, Sekretaris PAC PP Brebes, Dedi Agustyan menjelaskan, pihaknya hanya menyalurkan bantuan 4000 butir telor dari PT Charoen Pokphand. Adapun penyerah bantuan tersebut kepada warga, yakni 1000 butir diserahkan Pemdes Randusanga Kulon untuk warga diwilayah Banjang.

“Dan yang 3000 butir ini disalurkan oleh pengurus PAC PP Brebes dibantu SAPMA PP Brebes langsung kepada warga diwilayah Sigempol dengan disaksikan oleh Kepala Desa Randusanga Kulon,” ungkapnya usai menyerahkan bantuan tersebut kepada Kepala Desa Randusanga Kulon.

Kemudian, Kepala Desa Randusanga Kulon, Afan Setiono, menyatakan bahwa di desanya ada sekitar 1.000 KK (Kepala Keluarga) yang terdampak rob dan memerlukan bantuan.

“Selaku Pemerintah Desa Randusanga Kulon, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Brebes yang telah menyerahkan 1000 butir telur untuk warga Dukuh Banjang dan 3000 butir telur untuk warga Pedukuhan Sigempol yang terdampak rob. Semoga bermanfaat,” ucapnya. (*/Hb).

Hari Laut Sedunia, Ayo Jaga Laut dari Sampah dan Sejahterakan Nelayan

Hj.Nur Nadlifah, S.Ag, MM

Brebes, Harianbrebes.com – Biasakan tidak membuang sampah di laut. Sampah apapun sehingga laut bersih dan habitat laut terjaga dengan baik. Ikan ikan kan sehat dan banyak karena lingkungan nyaman. Demikian disampaikan oleh Hj. Nur Nadlifah, S.Ag, MM pada hari Nelayan Sedunia hari ini, Senin (8/06/2020).

Ia juga menambahkan, bahwa para nelayan yang merupakan warga yang sehari hari berada di dekat laut, mempunyai peranan penting dalam menjaga laut kita. Untuk itu, nelayan harus di perhatikan kesejahteraannya, kesehatannya, dan juga fasilitas lainnya.

” Mata pencaharian nelayan yang mencari ikan di laut, harus di perhatikan keselamatannya, kesehatannya dan juga harga jual ikan dan biaya operasional melautnya. Sehingga pendapatan nelayan menjadi sepadan,” tambahnya.

Sementara itu, salah satu warga Desa Randusanga Kulon Brebes yang hidup di Pesisir Pantai H. Lukman Nur Hakim, S.Psi, M.Pd mengatakan, bahwa laut memiliki peranan penting dalam sendi-sendi kehidupan para nelayan bahkan warga yang hidup di pesisir pantai, karena air asin dari laut, itu memiliki khasiat dan manfaat dalam menjaga salinitas air dan sangat dibutuhkan untuk perputaran oksigen pada ikan yang ada ditambak, namun laut bisa juga berbahaya ketika air pasang sangat besar.

” Air rob di bulan ini juga menyisakan permasalahan bagi penduduk, disamping rumahnya kemasukan air secara rutin, aktivitas warga juga terganggu, bahkan ada yang mengungsi ketika banjir rob ini semakin besar, perlu upaya yang komprehensif dalam penanggulangan banjir rob, dan ini setiap tahun terjadi,” terangnya.

Bahkan, sedimentasi air laut kian hari semakin mengkhawatirkan, air dari hulu menuju hilir membawa material yang banyak dan sebagai orang yang hidup di hilir juga kena dampaknya, harus rutin untuk diambil lumpur yang mengendap, jika dibiarkan lama kelamaan akan berimbas pada sedimentasi dan akan muncul persoalan hilangnya daratan atau tambak karena gerusan air laut yang sangat dahsyat.

Konsep penanaman mangrove lewat gerakan sabuk hijau harus dijadikan sebuah gerakan yang masif dan berkesinambungan, karena lewat penghijauan yaitu menamam mangrove akan menjadi benteng atas gerusan air laut yang sangat meluas.

” Laut harus bersih dari sampah, masyarakat nelayan harus berdaya, dan sejahtera, ” pungkasnya. (HB13/BU).

Bantu Korban Banjir Rob, PAC Pemuda Pancasila Brebes Gelar Baksos

Brebes, Harianbrebes.com,- Jajaran pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila Kecamatan Brebes berserta Lembaga Komando Inti Mahatidana dan SAPMA Brebes menggelar bakti sosial (baksos) di dua Desa yang terdampak banjir rob, yakni di Desa Randusanga Kulon dan Randusanga Wetan, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes, Jum’at, (5/6).

Ketua PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Brebes, Mohammad Nizwar Alfisyahrin mengatakan, bantuan sosial berupa mie instan sejumlah 31 dus ini diberikan untuk korban banjir rob didua desa tersebut.

“Ditengah merebaknya pandemi Virus Corona, tentunya bantuan sekecil apapun sangat berarti bagi korban banjir rob di dua desa ini. Bantuan ini merupakan sumbangan murni dari pengurus PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Brebes sebagai bentuk kepedulian Pemuda Pancasila ditengah pandemi Covid-19,” kata Nizwar.

Lanjut Nizwar, untuk bisa berorganisasi dengan baik harus selalu bermanfat bagi masyarakat, setidaknya dengan melakukan kegiatan sosial yang bersifat positif.

Selain itu, Wakil Ketua PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Brebes, Budi Raharjo menambahkan, kehadiran organisasi harus dibuktikan dengan rasa kepedulian dan rasa kemanusiaan di masyarakat.

“Dalam situasi kebencanaan yang terjadi merupakan momentum kita dalam membangun kebersamaan meringankan warga yang menjadi korban,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Randusanga Kulon, Afan Setiono menuturkan banjir ini penyebabnya air laut yang masuk ke pemukiman warga. Banjir Rob ini, menurutnya, biasa terjadi seperti tahun-tahun sebelumnya. Namun tahun ini banjir sudah mencampai pemukiman warga di dusun Sigempol.

“Atas bantuan yang kami terima ini, sebagai kepala desa, dan mewakili warga yang terdampak banjir di desa Randusanga Kulon, kami mengucapkan terimakasih atas bantuan dari PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Brebes,” ucap Afan.

Kemudian ditempat terpisah, Kepala Desa Randusanga Wetan, Dwi Agung Budiantara menuturkan, pihaknya juga sangat berterima kasih atas bantuan tersebut.

“Semoga bantuan ini bisa meringankan warga kami, dan kedepannya PAC Pemuda Pancasila Brebes bisa terus berbuat yang positif untuk membantu masyarakat,” pungkasnya saat ditemui Hb di Balai Desa setempat. (Gust).

Bupati Hadiri Pisah Sambut Ketua Pengadilan Negeri Brebes

Brebes, Harianbrebes.com,- Bupati Brebes, Idza Priyanti menghadiri Pisah Sambut Ketua Pengadilan Negeri Brebes dari ketua lama Edi Saputra Pelawi SH MH kepada  ketua baru Tornado Edmawan SH MH di Lapangan Tenis Kantor Pengadilan Negeri Brebes, Kamis (4/6).

Dalam kesempatan tersebut Bupati Brebes Idza Priyanti SE MH mengucapkan banyak terima kasih dan penghargaan setinggi tingginya kepada Ketua Pengadilan Negeri Brebes yang lama atas pengabdian dan dharma baktinya yang tulus dalam melayani masyarakat Kabupaten Brebes.

Idza mengapresiasi dibawah kepemimpinan Edi Saputra Pelawi SH MH, Pengadilan Negeri Brebes selalu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, dibuktikan dari deklarasi pencanangan zona integritas dan wilayah bebas korupsi dan wilayah  birokrasi bersih melayani sejak awal 2019.

Idza juga berharap kepada Tornado Edmawan SH MH selaku ketua yang baru, dapat mempertahankan dan melanjutkan program yang baik disamping tentunya dimunculkan kembali kreativitas, inovasi dan ide dan gagasan yang baru untuk melengkapi dan membuat pengadilan Negeri Brebes lebih baik lagi.  

Edi Saputra Pelawi SH MH selaku pribadi juga mengucapkan permohonan maaf kepada semua pihak terutama yang ada dijajaran Pengadilan Negeri Brebes apa bila dalam melaksanakan tugas ada kesalahan baik yang disengaja ataupun tidak di sengaja.
Edi juga berharap agar jalinan tali silaturahmi dapat terus terbina meski jarak dan tempat telah memisahkan nya.

Perlu diketahui berdasarkan hasil rotasi jabatan yang telah dilakukan beberapa hari yang lalu di Pengadilan Tinggi Semarang Jawa Tengah, Ketua Pengadilan Negeri Brebes Edi Saputra Pelawi SH MH dipindahtugaskan ke Pengadilan Negeri Palembang dan Jabatanya digantikan oleh Tornado Edmawan SH MH yang sebelumnya menjabat Wakil Ketua Pengadilan Negeri Pekalongan.

Pisah sambut dilaksanakan secara sederhana dengan protokol kesehatan dan dilaksanakan di bawah terik panas sinar matahari. (Hms/Gust)

Berita Terbaru