Kwarcab Brebes, adakan Kursus Tingkat Lanjutan

Ketua Kwarcab Brebes, Kak Emaztoni Ezam, Saat Berikan Pataka pada Pimpinan Kursus Surahman (foto : Humas/ Wasdiun)
>

Brebes, Harianbrebes.com—Setidaknya ada 102 Orang ikut Kursus Pembinaan Pramuka Mahir Tingkat Lanjutan (KML), yang diadakan Kwartir Cabang (Kwarcab) Brebes, Selasa (29/11). Kegiatan ini sebagai upaya memenuhi kebutuhan Pembina pramuka mahir yang masih sangat dibutuhkan oleh Kwarcab Brebes. Apalagi setelah pramuka kembali bergairah dari tiap tiap gugus depan menyelenggarakan kegiatan pramuka.

 

“Setiap Pembina harus mengasah kembali kemahirannya dalam membina peserta didik, untuk itu perlu dilakukan pembinaan lebih lanjut,” ujar Pimpinan Kursus Surahmin di sela kegiatan.

 

Selama ini, kata Surahmin, Pembina pramuka mencari bahan materi dari buku. internet dan turun temurun pengajarannya. Agar ada inovasi dan kreativitas, para Pembina mengikuti jenjang Kursus Mahir Lanjutan sesuai dengan tingkatan siaga, penggalang dan penegak.

 

“Dalam kursus ini, peserta akan dibagi sesuai dengan tingkatannya,” katanya.
Kursus dibuka Ketua Kwarcab Brebes Emastoni Ezam SH MH dengan cara menyerahkan tunggul kursus kepada pimpinan kursus. Juga penyematan tanda peserta kepada tiga orang perwakilan peserta kursus.

 
Dalam sambutannya, Emastoni berharap kursus yang diikuti dapat memberikan manfaat dalam melaksanaakan tugas pendampingan dan pembinaan. Serta mampu memperkuat generasi muda tingkat gugus depan, kwartir ranting dan kwartir cabang gerakan pramuka, khususnya di Kabupaten Brebes.

 
Lebih jauh Kak Toni mengatakan, Pendidikan,pengetahuan dan keterampilan yang disampaikan dalam gerakan pramuka sangat penting untuk menjauhkan generasi muda dari pengaruh negatif yang menghancurkan bangsa ini. Pramuka juga mendukung pembentukan karakter generasi muda yang berkualitas, dengan harapan menjadi manusia Indonesia yang berkepribadian, berwatak, dan berbudi pekerti luhur yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan YME, kuat mental dan tinggi moral. Serta tinggi kecerdasan, mutu keterampilan, kuat dan sehat jasmaninya, ujarnya.

 
Tidak hanya itu, lanjutnya, Pramuka juga mengajarkan insan yang berjiwa Pancasila, setia dan patuh kepada NKRI dan juga menjadi anggota masyarakat yang baik dan berguna, dapat membangun dirinya sendiri secara mandiri.

 
“Mari kita satukan langkah, satukan tekad dan hati untuk membina generasi muda menjadi insan kamil, berkarakter,” imbaunya.

Dengan pengetahunan kepramukaan yang mumpuni, Pembina bisa menuntun kearah gerakan revolusi mental, dengan menciptakan anak-anak yang berkarakter, berkepribadian dan kuat mentalnya.

 
KML yang digelar 26-30 peserta diajak layaknya peserta didik ditingkatannya. Bagi yang siaga mendalami sebagai anak siaga, yang penggalang juga seperti anak penggalang, demikian juga untuk golongan penegak dan pandega Mereka berperilaku seperti penegak dan Pembina.

 
Ke 102 peserta, berasal dari 17 Kwartir Ranting se-Kabupaten Brebes. Peserta merupakan Pembina pramuka yang sudah lulus Kursus Pembina Pramuka Mahir tingkat Dasar (KMD). Untuk golongan siaga ada 32 peserta, penggalang 39 peserta dan penegak pandega 31 peserta. Mereka dilatih oleh para pelatih Kwarcab Brebes dalam bentuk teori dan praktek dan perkemahan. (Red-HB99/wasdiun/Arkana)

LEAVE A REPLY