Pepaya Kuning untuk Kesehatan

Dewi (23), Pengunjung asal Tanjung saat menikmati Pepaya Kuning di Banjarharjo Brebes [Foto: Iwan Sukmajati]

Banjarharo, Harianbrebes.com- Sehat memang mahal. Jika kita mau sehat, maka perhatikan pola makan kita. Semakin berkembangnya teknologi dan informasi. Kadang kita mengabaikan kesehatan tubuh kita.

Apalagi pola makan dan minum yang seringkali kita konsumsi sehari-hari terkadang melewatkan hal yang di anggap sepele. Pertanyaan bagi kita sudahkah steril atau layak konsumsikah makanan dan minuman yang kita konsumsi?

Untuk lebih jelasnya Harianbrebes.com memberikan tips untuk anda yang masih sembarangan pola makan dan minumnya. Di sebuah desa pada Kecamatan Banjarharjo, ada seorang bapak paruh baya.Sutirta namanya, Usia 50 tahunan. Ia dengan telaten menanam Pepaya kuning.

Pepaya kuning yang Sutirta tanam ini, selain bermanfaat untuk organ pencernaan juga banyak lagi manfaat bagi kesehatan tubuh kita.

Dari pantauan Harianbrebes.com, Jum’at (9/12) buah pepaya kuning yang langka ini sungguh sangat banyak yg memesanya bukan untuk sekadar di konsumsi saja,namun di jadikan pengobatan herbal.

“Kemarin ada orang dari Banten cuma minta sehelai daunnya saja untuk mengobati penyakit yang di deritanya badan panas dan gemetar” pungkas pak Sutirta,

Menurutnya, dua minggu yg lalu dari salah satu orang dinas pertanianpun memesanya karena saking penasaranya. Selain untuk obat, pepaya kuning ini dapat mencegah penuaan dini alias awet muda jika di konsumsi secara teratur.

Pepaya kuning ini memang cukup sulit untuk di budidayakan karena tidak mudah hidup dan bertahan lama, dari awal proses penaburan biji dan pemisahan antara pohon 1 dan pohon berikutnya, di perlukan waktu kurang lebih 6-8 bulan pepaya kuning dari tumbuh dan berbunga hingga buah siap konsumsi.[Red-Hb/Iwan]

LEAVE A REPLY