Brebes Pertahankan Kabupaten Peduli HAM

Kabupaten Brebes menerima penghargaan Peduli HAM yang diterima oleh Asisten I bidang Pemerintahan Setda Brebes Athoillah di Surabaya, Kamis (8/12) pekan lalu. [Foto: Humas Brebes]
>

Surabaya, Harianbrebes.com–Kabupaten Brebes kembali meraih penghargaan sebagai Kabupaten Peduli Hak Asasi Manusia. Penghargaan diberikan langsung Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkum HAM) Yasonna H Laoly, kepada Asisten I bidang Pemerintahan Athoillah di Gedung Negara Grahadi Kota Surabaya. Pengharg diberikan dalam puncak peringatan HAM se-dunia ke-68 tahun 2016 bersama 228 Kabupaten/Kota se-Indonesia serta 10 Gubernur lainnya, Kamis (8/12) pekan lalu.

 
“Penghargaan ini, merupakan prestasi masyarakat Brebes yang di dukung kebijakan pemkab melalui SKPD terkait dalam pembinaan dan pembangunan HAM,” terang Athoillah usai menerima penghargaan atas nama Bupati.

 
Dengan diraihnya penghargaan ini, Athoillah berharap kepedulian dan penegakan HAM di Kabupaten Brebes semakin mantap. Pemkab Brebes terus menjunjung tinggi dan peduli terhadap HAM.

“Dengan pengharagaan ini sebagai upaya untuk lebih meningkatkan kinerja yang lebih baik lagi,” tandasnya.
selain itu, penghargaan ini merupakan pengakuan pemerintah atas berbagai upaya dan kerja keras kita bersama membela hak-hak asasi manusia di Kabupaten Brebes.

 
Atho sangat berterima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah memperhatikan hak-hak sesamanya. Untuk itu, dia meminta agar seluruh aparatur di Kabupaten Brebes lebih giat lagi bekerja, mengupayakan pemenuhan hak-hak dasar masyarakat agar apresiasi pemerintah pusat itu jadi lebih bermakna.

“Penghargaan ini bukanlah tujuan, tapi kita terima sebagai penyemangat untuk masa depan Brebes untuk lebih baik lagi,” tuturnya.

 
Kepala Bagian Hukum Setda Brebes Yuta Sugihyarti SH menambahkan, ada peningkatan nilai yang diraih Brebes bila disbandingkan tahun lalu. Pada 2015 hanya mendapatkan nilai 80, sedangkan pada 2016 ini mendapatkan nilai 82,5.
Dasar penilaian kabupaten/kota peduli HAM berdasarkan Peraturan Menteri Hukum dan HAM nomor 25 Tahun 2013 tentang Perubahan atas Permenkumham nomor 11 Tahun 2013 tentang kriteria Kabupaten/kota peduli HAM. Penghargaan yang diberikan ini hasil penilaian Kementerian pada 2015.

Oleh Kementerian, Kabupaten Brebes layak mendapatkan penghargaan karena telah memenuhi kriteria kepedulian terhadap hak hidup, hak mengembangkan diri, hak atas kesejahteraan, hak atas rasa aman dan hak perempuan.

“Untuk mendapatkan Kabupaten Brebes sebagai kabupaten peduli HAM minimal 76 point, Brebes Alhmadulillah mendapatkan nilai 82,50 point,” jelas Yuta yang ikut mendapampingi penerimanaan penghargaan.

 
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkum HAM) Yasonna H Laoly dalam sambutannya antara lain mengatakan, Tahun ini ada 228 kabupaten dan kota yang menerima penghargaan, sedangkan tahun lalu hanya 138 kabupaten dan kota.

Menteri menyatakan, pada 2017 mendatang, penilaian bagi daerah yang berhak mendapat penghargaan akan menggunakan mekanisme penilaian baru yang jauh lebih ketat. Pihaknya sudah menerbitkan Peraturan Menteri Hukum dan HAM No 34/2016 tentang Kriteria Kabupaten dan Kota Peduli HAM.

“Penilaian baru ini akan meningkatkan kualitas daerah peduli HAM,” tandasnya.

 
Penghargaan Peduli HAM mensyaratkan pemerintah dapat menjamin hak-hak politik, ekonomi, sosial, dan budaya masyarakat. Pemerintah juga harus dapat memberikan layanan pendidikan, layanan kesehatan, dan memberikan jaminan perlindungan kebebasan beragama dan berkeyakinan.[Red-Hb/Arkana]

LEAVE A REPLY