Bijak Gunakan Energi, Pemkab Brebes Pakai LPG Non Subsidi

plt Bupati Budi Wibowo menerima LPG Bright Gas Pertamina MOR IV Piere J Wauran, Senin (19/12) di Pendopo. [Foto: Humas Brebes]

Brebes, Harianbrebes.com-Setelah hampir 10 tahun program LPG 3 Kilogram menjadi bagian tak terpisahkan dari masyarakat rumah tangga Indonesia, namun keberadaannya belum memenuhi sasaran. Sejatinya program LPG bersubsidi tersebut untuk keluarga miskin dan usaha mikro belum optimal. Karena keluarga mampu dan usaha menengah keatas banyak yang menggunakan komoditas bersubsidi tersebut.

 
Untuk mengantisipasi hal tersebut, Pertamina Marketing Operation Region (MOR) V dan DPC Hiswana Migas Kabupaten Brebes mengajak keluarga mampu dan dunia usaha untuk menggunakan LPG non subsidi.

 
“Keluarga mampu dan dunia usaha menengah keatas, hendaknya malu menggunakan LPG bersubsidi dan beralih ke LPG non subsidi,” ajak Plt Bupati Brebes Budi Wibowo saat deklarasi penggunaan LPG non Subsidi di sela Seminar Hari Ibu, di Pendopo Bupati Brebes, Senin (19/12).

 
Selaku pemerintah Kabupaten Brebes, Budi Wibowo mengajak dan menghimbau kepada PNS dilingkungan Pemkab Brebes menggunakan LPG non subsidi berupa Bright Gas 5,5 kg. Langkah ini sebagai optimalisasi alokasi LPG 3 kg sebagai bahan bakar bersubsidi.

 
“Saya yakin, PNS bisa menjadi pelopor, panutan dan inspirasi bagi masyarakat dalam menggunakan energy secara bijak,” tandasnya.

 
Perlu diketahui, sebelum pelaksanaan konversi minyak tanah ke LPG secara besar bearan, setiap tahunnya pemerintah menganggarkan dana lebih dari Rp 50 trilyun untuk mensubsidi BBM dengan alokasi terbesar yakni minyak tanah lebih dari 50 persen. Program konversi minyak tanah ke LPG sejak 2007 sampai 2010 pemerintah telah membagi tabung gas dan isi, kompor, regulator dan selang sebanyak 44.675.000 buah ke seluruh Indonesia.

 
“Dari langkah konversi minyak ke LPG, pemerintah menghemat Rp 18,34 triliyun,” ucapnya.

 
Guna mendukung program penggunaan LPG Bright Gas 5,5 kg, Domestik region IV Manager Pertamina MOR IV Piere J Wauran memberikan bantuan Bright Gas 5,5 kg kepada 30 PNS Pemkab Brebes.

 
“Kami berterima kasih kepada Pemkab Brebes yang elah mendukung program optimalisasi distribusi LPG 3 kg ini. Semoga niat baik ini disambut baik oleh masyarakat dan menjadi inspirasi bagi pemkab lainnya. Sehingga LPG 3 kg dapat dinikmati khalayak yang benar benar membutuhkan,” imbuh Pierre.

 
Piere menceritakan, Bright Gas 5,5 kg diluncurkan pada 23 april 2016 lalu di Kawasan Wisata Lawang Sewu Kota Semarang. Bright gas 5,5 kg merupakan varian baru yang melengkapi kemasan yang telah ada di pasar yaitu bright gas 12 kg. Ada tiga unggulan utama di bright gas 5,5 kg yakni lebih aman, lebih nyaman dan lebih terjangkau.

 
Lebih aman, karena dilengkapi dengan fitur teknologi katup ganda (double spindle Valve System) yang dua kali lebih aman dalam menjaga kebocoran pada kepala tabung. Lebih terjamin isinya, karena dilengkapi dengan segel resmi pertamina dan hologram fitur Optical Color System (OCS). Dan lebih nyaman karena produk ini praktis dan tidak terlalu berat dan harganya terjangkau.

 
Pertamina juga memfasilitasi pelanggan yang hendak beralih menggunakan bright gas 5,5 kg, bisa melalui penukaran, Diantaranya 2 tabung LPG 3 kg dapat ditukarkan dengan 1 tabung bright 5,5 kg dengan menambah biasa konversi Rp 38.000,- plus harga refill. “Kami menyediakan layanan pesan melalui Contak center (024) 1 500 000,” pungkas Piere. [Red-Hb/Arkana]

LEAVE A REPLY