Workshop SMK Broadcast TV Se-Indonesia dan Launching On Action

Suasana sesudah pembukaan Workshop program unggulan SMK Broadcast TV Se-Indonesia di Kota Batu Bersama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI Pustekkom Kabid PTP berbasis RTF Sri Haryanto Suryo Prayudoo (Tengah), Walikota Batu Eddy Rumpoko (Kacamata), Anton Mabruri (Ketua Umum AGBI), Hermanto, Kasubbid Pengendalian dan penyiaran PTP berbasis RTF (Batik Rembang), Karno Roso (Ketua Umum AMAVKI), , Kepala Dinas Pendidikan Dra. Mistin, M.Pd (Pakai Kerudung), Selasa (20/12). [Foto: Yudi Prasetyo]
>

Batu, Harianbrebes.com- Munculnya SMK Broadcast TV di Indonesia sangat dibutuhkan oleh masyarakat untuk membuat konten yang mendidik anak bangsa. Oleh karena itu, SMK broadcast perlu meningkatkan keterampilan komunitas broadcast dalam memproduksi konten program Televisi atau produksi program televisi.

 
“SMK Broadcast Indonesia seharusnya mampu memberi warna televisi kita, dengan membuat konten televisi yang lebih mendidik tidak hanya menginformasi atau bahkan hanya menghibur saja”, ujar Anton Mabruri, Selasa (20/12) di Amartha hills Hotel dan Resor.

Menurut Ketua Panitia sekaligus ketua Umum Asosiasi Guru Broadcasting Indonesia (AGBI) ini, sesungguhnya kita punya ribuan desa yang setiap desa di Indonesia yang ini semua belum terangkat baik dari sejarah, kehidupan dan bahkan potensi wisata. Maka Program On Action ini menjadi alternatif untuk mengisi konten televisi kita yang bersifat mendidik bagi bangsa dan negara.

Kegiatan workshop film dokumenter dan Screening On Action ini diadakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI dimulai tanggal 20 – 23 Desember 2016 di Kota Wisata Batu Jawa Timur. Dalam kegiatan tersebut diberikan materi dasar-dasar produksi film dokumenter praproduksi, merancang program TV untuk SMK Video tutorial, dan teknik produksi program acara televisi.

Sementara itu, Walikota Batu Eddy Rumpoko sangat mendukung kegiatan yang melibatkan SMK Broadcast yang ada di Indonesia.

“Saya akan mendukung pada anak muda kreatif yang membangun daerahnya, karena pemerintah yang benar sesungguhnya sebagai fasilitasi pelayanan yang ada, bukan dilayani”, tegasnya saat sambutan membuka workshop dihadapan 250 peserta.

 

Selain itu, ia memaparkan bagaimana membangun kota wisata Batu menjadi brand secara nasional maupun internasional menjadi kota kunjungan wisata terbesar kedua setelah Bali, dan Yogya padahal baru umur 15 tahun.

“Kota Wisata Batu adalah kota pertama di Indonesia yang sudah membranding sebagai kota wisata, yang sudah terkenal di Indonesia, dan masuk 10 besar kota kecil di dunia yang menjadi rujukan wisatawan asing,” tegasnya sambil promosi Kota Wisata Batu.

 
Tak hanya Walikota Batu yang memberikan dukungan terhadap kegiatan ini, namun juga Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI melalui Pustekkom. Sri Haryanto Suryo Prayudoo Kabid PTP berbasis RTF Pustekkom mengatakan penerima program fasilitasi komunitas broadcast ini terdiri dari 13 SMK di Indonesia. Antara lain SMK Negeri 1 Bondowoso, SMK Negeri 1 Blitar, SMK Negeri 3 Batu, SMK Negeri 7 Surakarta, SMK Negeri 1 Bengkulu, SMK Negeri 1 Solok, SMK Negeri 1 Gorontalo, SMK Negeri 1 Cimahi, SMK Negeri 1 Klaten, SMK Muhammadiyah 5 Kepanjen, SMK Cempaka Nusantara Depok, SMK Motivasi Insani Bogor, dan SMK Cakra Nenggala Brebes.

“Merubah mental anak dalam mengerjakan Pekerjaan Rumah (PR) dari guru dengan memakai TV Edukasi ke depan sangat luar biasa, sehingga anak dan orangtua tidak mungkin menonton TV yang lain, sebelum mengerjakan PR anaknya”, tegas Sri Haryanto Suryo Prayudo dalam sambutannya.

 
Selain itu, Pustekkom sendiri akan membuat konten program acara TV Edukasi dengan membuat tutorial pelajaran bagi pelajar baik SD,SMP mau SMA atau SMK di Indonesia bekerjasama dengan SMK Brodcast yang sudah ada.

“Ke depan kita dapat membuat program acara tutorial pembelajaran bagi pelajar yang ada di Indonesia”, jelasnya semangat.

 
Launching ON ACTION TV Edukasi Pustekkom
Sementara itu, kegiatan workshop Film dokumenter dan screening ini juga dilanjutkan launching ON ACTION program TV Edukasi Pustekkom Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI yang sudah dibuat enam SMK di Indonesia antara lain; SMK Negeri 1 Bondowoso, SMK Negeri 3 Batu, SMK Negeri 1 Bengkulu, SMK Negeri 1 Cimahi, SMK Cempaka Nusantara Depok, dan SMK Cakra Nenggala Brebes.

Ketua AGBI Jawa Timur Ary Agung Wibowo mengatakan program On Action TV Edukasi sangat membantu bagi SMK Negeri 3 Batu dan pemerintah Kota Batu sebagai Kota Wisata Batu yang sudah terkenal baik nasional maupun internasional.

“Program On Action ini, khususnya On wisata sangat bermanfaat bagi Kota Wisata Batu. Selain dapat memperkenalkan lebih luas Kota wisata yang ada di Indonesia. Juga secara tidak sengaja lebih mengenalkan pada masyarakat dan anak-anak pelajar kota wisata sendiri,” tegasnya.

 
Dalam Workshop program unggulan SMK Broadcast Se-Indonesia untuk mengisi konten program TV Edukasi “On Action Indonesia”, fasilitasi komunitas broadcast ini dihadiri oleh Kepala Pustekkom Ari Santoso, Kabid PTP berbasis RTF Sri Haryanto Suryo Prayudoo, Kasubbid Perancangan dan produksi berbasis RTF, Kasubbid Pengendalian dan penyiaran PTP berbasis RTF Hermanto, Karno Roso Ketua Umum Asosiasi Media Audio Visual Komunitas Indonesia, Ary Agung Wibowo Ketua Asosiasi Guru Broadcasting Indonesia (AGBI) Jawa Timur, dari pihak pemerintah Kota Batu Eddy Rumpoko Walikota Batu, Kepala Dinas Pendidikan Dra. Mistin, M.Pd, Kepala Dinas Pariwisata Sinal Abidin, Kepala Bagian Humas, Pengawas SMK, Ketua MKKS, Kepala SMK se-Kota Batu, Pimpinan Agropolitas Televisi (ATV), perwakilan siswa dan wali murid SMK Negeri 3 Batu.

“Saya dapat pengalaman, menambah ilmu baru dengan ikut workshop ini. Akan saya berikan pengalamannya ke temen-temen sekolahku (SMK Cakra Nenggala Brebes-red),” ujar Silva Siswa Kelas 1 dari Kelurahan Limbangan Wetan Brebes ini.[Red-Hb/Arkana/Taufik]

LEAVE A REPLY