Siswa SMA Walisongo Digembleng Patriotisme Saat Puasa

Siswa SMA Walisongo Ketanggungan mengikuti pekan Pancasila baru-baru ini. [Humas Brebes]
o /

 

Ketangunggan, Harianbrebes.com-Sebanyak 100 siswa SMA Walisongo Ketanggungan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah digembleng Patriotisme oleh Komando Rayon Militer (Koramil) setempat. Mereka mendapatkan materi tentang kebangsaan dan outbond agar tertanam jiwa Pancasilais, patriotisme, dan nasiolisme.

“Kita harus menggelorakan kembali semangat Pancasila dan nilai nilai kebangsaan kepada generasi muda, termasuk anak-anak sekolah,” ujar Danramil 15 Ketanggungan Solehudin saat membuka acara Pekan Pancasila Koramil 15 Ketanggungan, di SMA Walisongo Ketanggungan, Sabtu (10/6) lalu.

Solehudin mengaku bangga dengan masih banyak siswa yang memiliki jiwa patriotisme, pancasilais dan nasionalis. Namun demikian perlu dilakukan penanaman lebih mendalam lagi mengingat era sekarang banyak sekali paham-paham yang mengajak kepada paham radikalisme yang berusaha merongrong Pancasila dan Keutuhan NKRI.

Kita harus waspada dengan pergerakan yang mengarah kepada perpecahan bangsa. Karena terbukti, para pelaku tindakan teror mayoritas masih berusia muda yang masih labil dan gampang dikibuli dengan dalih agama.

Umi Hidayah dan Dwi Mulyana kelas 11 IPA mengaku seneng dan bersemangat mengikuti kegiatan pekan Pancasila meski diadakan di bulan puasa.

“Suasana menjadi cair, semangat, senang berpadu menjadi satu, pokoknya hepi dech,” ujar Umi.

Kegiatan pekan Pancasila diisi dengan ceramah oleh Danramil dan outbond yang dipandu oleh 6 anggota TNI. Outbond antara lain memainkan tandu bola, hola hop, tandu air, estafet air dengan mata tertutup, estafet bambu di leher dan lain-lain.

“Para siswa juga di test mengucapkan Pancasila, yang ternyata ada satu siswa yang terlihat grogi sehingga mengucapkannya terbalik, seharusnya sila ketiga yang diucapkan sila keempat,” sambung Kepala SMA Walisongo Ahmad Amin yang ikut mendampingi acara.

Amin menyakini, setelah siswanya mengikuti pekan Pancasila bisa tertanam jiwa saling gotong royong, persatuan dan kesatuan, kekompakan dan patriotisme serta nasionalismenya tumbuh.

“Keseimbangan lahir dan batin, jiwa dan raga harus berpola dengan baik sebagaimana yang termaktub dalam agama dan Pancasila,” terang Amin.

Selain pekan Pancasila, lanjut Amin, SMA Walisongo juga menggiatkan berbagai kegiatan Islami seperti Tadarus, Lomba Khitobah, Tartil dan Maulid Barzanji. Sedangkan Pesantren Ramadhan bakal digelar pada 12-15 Juni. [Red-Hb/Arkana]

LEAVE A REPLY