Abdul Fikri Faqih : Tekuni Bidang Film Hingga Profesional

o /

Brebes, Harianbrebes.com-Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) RI, Kamis-Jum’at (22-23/2) di Grand Dian Hotel Brebes mengadakan pelatihan produksi film, Programing, dan pendampingan komunitas bagi perwakikan SMA dan SMK Kabupaten Brebes.

Wijanarto, mewakili Bupati Brebes mengapresiasi kegiatan bekraf yang sudah dilakukan beberapa kali, antara lainnya pengembangan batik salem, dan perfilman.

“Kegiatan yang dihadiri pelajar dan kaum muda, dari berbagai SMA dan SMK di Kab. Brebes, yang memiliki potensi yang luas, terbiasa dengan gadget, vlog, dan medsos. FFT menjadi kesempatan bagus untuk perkembangan film di Brebes,” kata ketua Dewan Kesenian Brebes.

Selain itu, Kecenderungan menonton film di masyarakat mulai tumbuh, terutama pada film Indonesia. Contohnya film Dilan ditonton oleh berbagai kalangan dan umur, 5 juta penonton.

Sedangkan pengabdi Setan menjadi pemicu bangkitnya film horror Indonesia dengan 4.1 Jt penonton. Sayangnya baru terkonsentrasi pada pulau jawa.

Menurut Wakil Ketua Komisi X DPR RI Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Dr. Abdul Fikri Faqih, MM bahwa Indonesia memiliki potensi dalam bidang wisata tapi tidak hanya memanfaatkan landcape harus memiliki nilai tambah seperti ekonomi kreatif.

“Tekuni bidang film hingga professional, jangan minder, ikuti festival dan perlombaan,” tegas Ketua DPW PKS Jawa Tengah ini didepan peserta.

Ia juga memberikan contoh agar Wisnu Wicaksono Sutradara film Turah menjadi percontohan bagi pembuat film dari Tegal yang sukses dan berhasil dalam mengangkat budaya ngapaknya.

Sementara itu, Ir. Mesdin Kornelis Simarmata, Sekretaris Utama Bekraf mengatakan sedang membangun ekosistem untuk menumbuhkan talenta pelaku ekonomi kreatif, sehingga dapat menjadi sumber penghidupan yang layak dan kompetitif.

Ia berharap melalui karya yang baik, maka akan dihubungkan ke pasar sehingga dapat menghasilkan uang (monetizing).

“Melayani aspirasi masyarakat brebes, sebagai bentuk kerjasama antara pemerintah dan DPR untuk membangun daerah,” tegasnya.

Kegiatan sendiri diikuti 12 (Dua belas) SMA, SMK antara lain SMK Cakra Nenggala Brebes, SMK Karya Bakti, SMK Madani, SMK Negeri 1 Brebes, SMK Muhammadiyah Bulakamba, SMK Maarif NU 1 Larangan, SMK Nurul Islam,  SMA Negeri 1 Brebes, SMA Negeri 2 Brebes, SMA Negeri 3 Brebes, SMA Negeri 1 Tanjung dan SMA Negeri 1 Ketanggungan. (red-HB/Arkana)

LEAVE A REPLY