Guru Ngaji dan Ustad dapat Bantuan Pemda

o /

Paguyangan, Harianbrebes.com- Sebanyak 1.364 pegiat agama se kecamatan Paguyangan, Selasa, 3 April 2018. menerima bisaroh atau bantuan, yang diterima setahun sekali dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes.

Dalam sambutannya, Bupati Brebes Idza Priyanti menyampaikan, pemberian bantuan ini sebagai bentuk perhatian Pemda Brebes. Selain itu, bantuan juga sebagai bentuk komunikasi antara Pemkab Brebes kepada para ustadz dan kiai di kabupaten Brebes.

“Semoga dengan ini, hubungan para ulama dengan umaroh terus terjalin dengan baik,”kata dia.

“Di tahun 2018 ini se kabupaten, Pemkab menggelontorkan anggaran Rp 11 Miliar untuk pembinaan ustadz kiai,”katanya.

Asisten I Pemerintahan kabupaten Brebes Athoillah Satori mengungkapkan, Program ini merupakan kebijakan pemerintah daerah dalam hal ini Bupati, untuk ikut memperhatikan pejuang-pejuang agama di masyarakat, agar generasi ke depan paham ilmu agama.

Dikatakan, Dana sebesar itu diberikan untuk 22.040 penerima yang merupakan para pegiat agama.

Menurutnya, bantuan bersifat stimulant berdasarkan usulan dari lebe (kaur kesra) di masing-masing desa atas persetujuan kepala desa. Mekanismenya, yang bersangkutan, dipilih secara selektif.

“Data itu diserahkan kepada Kecamatan masing-masing untuk diusulkan kepada Bupati,” katanya.

Hadir pada kesempatan penyerahan, anggota DPRD Brebes asal Kecamatan Paguyangan, antara lain Tri Murdiningsih, Ahmad Mafrukhi dan Zamroni serta beberapa pejabat Muspika Paguyangan.

Sementara dari data, secara rinci ribuan pegiat agama penerima bisaroh 1.364 yakni guru ngaji sebanyak 471, Imam Masjid/Mushola 551, guru madrash diniyah 266, Da’i 39, Hafidz/ hafidzoh 27, dan Pengasuh Pondok Pesantren 10.
(red-HB/Arkana)

LEAVE A REPLY