Peringatan Hari Ibu, Momentum Kebangkitan Bangsa

Bupati Brebes Idza Priyanti SE MH menjadi inspektur upacara memperingati Hari Bela Negara dan Hari Ibu, Kamis (20/12).
o /

Brebes, Harianbrebes.com – Dalam rangka memperingati 70 tahun Hari Bela Negara dan 90 tahun Hari Ibu. Pemerintah Kabupaten Brebes melaksanakan upacara kedua hari bersejarah tersebut, di Alun-alun Kabupaten Brebes. Kamis (20/18).

Bertindak selaku inspektur upacara Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH. Membacakan amanat tertulis Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (MENKOPOLHUKAM) RI Wiranto, dan sambutan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (MENPPPA) RI Yohana Yembise.

Dalam amanat Hari Bela Negara, MENKOPOLHUKAM Wiranto mengatakan bela negara sejak dulu telah memiliki konteks yang sangat luas. Bela negara tidak dapat hanya dilakukan dengan kekuatan fisik dan senjata semata, namun harus dilakukan melalui beragam upaya dan profesi.

“Segenap aparatur negara baik sipil maupun militer, yang tengah berjuang melakukan tugasnya di pelosok Tanah Air sesungguhnya sedang melakukan bela negara, merekalah yang telah membuat republik ini bisa tetap eksis untuk hadir melayani rakyatnya,” ungkapnya.

Wiranto juga mengatakan, tahun ini negara kita sudah memulai langkah dengan merampungkan RoadMap industri 4.0. “Saya tegaskan bahwa RoadMap ini bukan untuk gagah-gagahan,” tandasnya.

Dilanjutkannya, kesadaran bela negara, nilai-nilai luhur bangsa, kearifan lokal dan keaslian lingkungan hidup jelas tidak mungkin diserahkan kepada kecerdasan buatan yang sangat tergantung ketersediaan alat, koneksi jaringan dan listrik.

“Semuanya harus ditanamkan dalam jiwa dan raga segenap bangsa Indonesia sejak dini, antara lain melalui kewajiban mengikuti pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan serta aksi Nasional bela negara di berbagai bidang,” pungkasnya.

Sedangkan MENPPPA Yohana Yembise dalam sambutan tertulisnya, mengatakan Peringatan Hari Ibu (PHI) mengingatkan seluruh rakyat Indonesia, terutama generasi muda akan arti dan makna Hari Ibu sebagai sebuah momentum kebangkitan bangsa.

“Penggalangan rasa persatuan dan kesatuan serta gerak perjuangan kaum perempuan tidak dapat dipisahkan dari sejarah perjuangan bangsa Indonesia,” ujarnya.

PHI diharapkan Yohana Yembise, dapat mendorong semua pemangku kepentingan untuk memberikan perhatian, pengakuan akan pentingnya eksistensi perempuan dalam berbagai sektor pembangunan. “Lebih dari itu, PHI dapat membawa pengaruh positif bagi peningkatan kualitas hidup, pemenuhan hak dan kemajuan perempuan,” katanya.

Yohana Yembise juga mengungkapkan, perempuan Indonesia masa kini adalah perempuan yang sadar dan memahami memiliki hak dan kewajiban yang sama dengan laki-laki. Perempuan dan laki-laki keduanya adalah parthnership, sekaligus sumber daya insani yang menentukan keberhasilan pembangunan nasional.

Tema yang diusung pada PHI ke 90 Tahun 2018 adalah “Bersama meningkatkan peran perempuan dan laki-laki dalam membangun ketahanan keluarga untuk kesejahteraan bangsa”.

Diungkapkannya juga, melihat berbagai persoalan sosial saat ini marak terjadi, dan berdampak kepada kehidupan masyarakat, khususnya perempuan dan anak, seperti terjadinya kekerasan, bentuk-bentuk perlakukan diskriminatif, dan lainnya.

“Oleh karena itu, peran keluarga menjadi salah satu yang diharapkan dapat menjadi bagian utama/pilar untuk mencegah terjadinya kekerasan melalui penanaman nilai-nilai, karakter, dan budi pekerti,” tandasnya.

Upacara diikuti oleh Wakil Bupati Brebes Narjo, Jajaran Forkopimda, serta OPD Kabupaten Brebes. Selesai upacara, Bupati menyerahkan bantuan secara simbolis peralatan sekolah kepada 5 anak dari keluarga kurang mampu berupa voucher Rp 480.000, dan bantuan pentasyarufan zakat kepada mutakhiq di OPD Kabupaten Brebes sebanyak 80 orang dengan masing-masing Rp. 250.000.(HB)

LEAVE A REPLY