SMAN 2 Brebes Dinobatkan Menjadi Sekolah Adiwiyata Nasional

Kepala Sekolah Sadimin, S.Pd., S.Sos., S.IPem., M.Eng dan guru SMAN 2 Brebes setelah menerima Penghargaan Sekolah Adiwiyata Nasional yang diserahkan Menteri Lingkungan Hidup Siti Nurbaya dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy di Gedung Manggala Wanabakti Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Jumat (21/12/18)
o /

Brebes, Harianbrebes.com – Bila berkunjung ke SMAN 2 Brebes, jangan hanya di depan gerbang saja tetapi masuklah hingga ke dalam. Karena akan disuguhi suasana yang hijau, rindang dan nyaman. Apalagi kalau sampai ke belakang, hutan sekolah dengan kebun binatang mini akan menambah keasyikan tersendiri dan pikiran jadi fresh. Suasana nyaman dan bikin betah ini, membuat Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menobatkan SMAN 2 Brebes menjadi Sekolah Adiwiyata Nasional (SAN).

“Alhamdulillah, SMAN 2 Brebes dinobatkan sebagai Sekolah Adiwiyata Nasional 2018,” tutur Kepala SMAN 2 Brebes doktor Sadimin, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (21/1).

SMAN 2 Brebes, lanjutnya, dinobatkan sebagai SAN dari 117 sekolah se Indonesia berdasarkan Surat Keputusan Menteri KLHK nomor SK 577/MenLHK/P2.SDM.2/12/18 tertanggal 17/12/2018.

Kata Sadimin, Penghargaan itu diserahkan Menteri Lingkungan Hidup Siti Nurbaya dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy di Gedung Manggala Wanabakti Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Jumat (21/12/18) lalu.

Selain rindang dan nyaman, SMAN 2 Brebes dipandang memiliki keunggulan lain memiliki hutan sekolah, kebun binatang mini, hidropolik menancap diberbagai tempat, memiliki pengelolaan sampah, pengolahan kompos, bebas asap rokok, kultur sekolah yang mendukung peghijauan, ramah sosial, ramah anak.

Setiap kelas, dibentuk duta Lingkungan Hidup tiap kelas yang antara lain bertugas merawat taman kelas dan green house.

Kepala Dinas LHPS Kabupaten Brebes Edy Kusmantoro menambahkan, selain SMAN 2 Brebes yang mendapat penghargaan anugerah Sekolah Adiwiyata yakni SD Negeri Brebes 01.

“Menteri LHK ingin pada 2019 kegiatan Adiwiyata ini menjadi gerakan nasional. Tujuannya, agar anak usia sekolah di Indonesia memiliki kebiasaan mencintai lingkungan hidup,” kata Edy.

Edy mengatakan, dengan adanya penghargaan itu bisa menginspirasi siswa dan sekolah untuk berprestasi secara akademis dan turut mendukung program Adiwiyata.

“Tujuan penghargaan Adiwiyata ini sangat mulia. Yakni menanamkan sejak usia dini, tentang kesadaran jiwa konservasi dan cinta lingkungan. Kedua hal tersebut merupakan salah satu isu global di dunia, yaitu pembangunan berwawasan lingkungan atau Go Green,” katanya. (HB-wasdiun)

LEAVE A REPLY