20 Tahun Sampah Dibiarkan Menumpuk, Anggota DPRD Brebes Kunjungi TPA Kalijurang

o /

Brebes, HarianBrebes.com,- Untuk lebih serius melakukan penanganan TPA Kalijurang yang sudah 20 tahun belum ada penanganan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes hendaknya melengkapi peralatan yang dibutuhkan untuk pengelolaan sampah, seperti alat atau kendaraan untuk mendorong sampah di TPA yang telah menggunung.

Hal tersebut, disampaikan oleh salah satu Anggota DPRD Brebes, H Musthollah saat meninjau lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kalijurang, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes, kamis (29/8/2019).

“Sudah menjadi kewajiban pemerintah untuk menata dan melengkapi sarana pengolahan sampah, karena TPA ini sudah 20 tahun dibiarkan menumpuk tanpa adanya penanganan yang serius,” ungkap Musthollah.

Sebagai anggota DPRD Brebes yang sudah dua kali dilantik, dirinya akan mengusulkan kepada Pemda Brebes agar supaya menganggarkan pengadaan peralatan pengolah dan penghancur sampah untuk TPA Kalijurang ditahun anggaran 2020 nanti.

“Tanpa adanya pengelolaan sampah yang baik, dikhawatirkan akan berdampak buruk bagi warga sekitar. Karena selama ini kan sudah banyak keluhan,” tandasnya.

Disisi lain, Kepala Puskesmas Tonjong, dr Ida Rahmawati yang mengaku telah melakukan pemeriksaan terhadap warga yang tinggal di dekat TPA Kalijurang. Menuturkan bahwa dari sekitar 90 orang yang telah diperiksa kesehatannya, diantaranya ada yang menderita beberapa penyakit namun tidak dapat dipastikan akibat dari keberadaan TPA.

“Hasil pemeriksaan ada 60 orang yang menderita myalgia/artalgia atau nyeri otot dan nyeri sendi,” katanya.

Selain itu, lanjutnya, sudah ada sekitar 15 orang yang menderita hipertensi, 6 orang menderita dermatitis, 4 anak yang terkena infeksi pernapasan atas (ispa) dan ada 3 orang yang dicurigai menderita asma.

Meski demikian, Ida yang juga ikut melakukan peninjauan ke TPA, menegaskan bahwa secara umum penyakit yang diderita warga tersebut masih bersifat umum seperti dengan warga Tonjong lainnya.

“Barangkali yang paling dicurigai akibat adanya TPA adalah ispa, tapi ini juga kecil jumlahnya,” ujar Ida.

Dalam melakukan pemeriksaan terhadap warga Kalijurang ini, pihaknya mengaku bahwa kegiatan tersebut merupakan hasil dari Focus Group Discussion (FGD) yang telah digelar desa Kalijurang dalam pembahasan terkait dampak TPA Kalijurang, pada beberap waktu lalu.

“Sebelumnya, ada FGD yang diantara rekomendasinya agar ada pemeriksaan kesehatan warga, dan sudah kami lakukan,” lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Desa Kalijurang, H Edi Riyanto berharap Pemkab Brebes benar-benar melakukan penanganan TPA Kalijurang.

“Harapan kami TPA ini jangan menjadi masalah bagi warga, untuk itu Pemda harus benar-benar memberikan solusi dan para anggota dewan dapat mengawal aspirasi warga kami,” katanya.

Dalam kesempatan itu juga diadakan Deklarasi Kelompok Masyarakat Peduli Lingkungan yang digagas oleh Forum Kesehatan Desa (FKD) Kalijurang yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang sampah.

“Tadi sudah kita bentuk dan deklarasasikan forum peduli lingkungan, diantaranya dalam upaya penangan masalah sampah,” kata ketua FKD Kalijurang, Dwi Mei Ismawan. (Ig/Gust)

LEAVE A REPLY