Persab Brebes dan Persebi Boyolali Usung Ajakan Anti Rasisme Papua

o /

Brebes, Harianbrebes.com, – Sebuah spanduk bertuliskan I Love Papua, Stop Rasisme, NKRI Harga Mati dibentangkan saat akan dimulainya Pertandingan Persab Brebes melawan Persebi Boyolali.

Hal itu merupakan sebuah ajakan Anti Rasisme melalui kegiatan olahraga pemersatu umat, yaitu sepakbola.

Melalui ajakan tersebut, diharap media massa menyampaikan atau meneruskan kepada rakyat Papua, agar menghentikan aksi rasisme dan kembali ke pangkuan NKRI.

Persab Brebes yang dikenal Laskar Jaka Poleng menjamu Persebi Boyolali dengan disaksikan kurang lebih 1000 orang penonton, minggu sore (1/9/2019) di Stadion Karang Birahi, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

Pertandingan tersebut, juga disaksikan oleh para pejabat dilingkungan Pemerintah Kabupaten Brebes, diantaranya Wakil Bupati Narjo, Kapolres AKBP Aris Supriyono, Dandim 0713 yang diwakili Danramil 01 Brebes Kapten Armed Zaenal Abidin, Ketua KONI Ahmad Zaeni, Anggota DPRD Riski Ubaydilah dan Camat Brebes Eko Purwanto.

Dan disaksikan pula oleh Bupati Boyolali H. Seno Samodro yang hadir secara khusus memberikan semangat kepada tim kesayangannya.

Dalam pertandingan Liga 3 Jawa Tengah ini, Laskar Jaka Poleng/Persab berhasil menekuk tamunya Laskar Pandang Arang/Persebi yang dilatih Ahmad Sukisno, dengan dua gol tanpa balas. Kemenangan ini menjadikan Persab meraih tiga poin pertama di grup 6 putaran kedua babak 8 besar Liga 3 Jawa Tengah.

Ketua Umum Persab, Heri Fitriansyah menyatakan bahwa kemenangan berhasil diciptakan pada babak kedua 7 menit terakhir, yaitu melalui dua pemain belakang Persab, Misbaghul Munir (83’) dan Allen Diaz (87’).

“Hasil positif ini akan menjadi modal serta motivasi berharga saat Persab melawat ke kandang Persiku Kudus, pada Rabu sore mendatang (4/9),” ucapnya.

Sementara disampaikan Manajer Persebi, Kukuh Hadiatmo/Tatang, bahwa timnya datang tidak diperkuat sejumlah pemain inti, seperti Sidang dan Riky Junian, sehingga permainan cenderung monoton karena tak mendapat pengganti sepadan.

“Sebetulnya, Fahmi Adam Pamungkas dan kawan-kawan, mampu mengimbangi Persab hingga turun minum. Terlebih, saat wasit, Arif Saefudin, menunjuk titik putih atas pelanggaran yang dilakukan pemain Persab. Sayang, Adha Nurrokhim sebagai eksekutor penalti, gagal,” ucap Kukuh.

Diketahui, untuk pengamanan, Polres Brebes dibantu dari Koramil 01 dan Kodim serta Satpol PP. Dan rencana, selanjutnya pada hari yang sama nanti (4/9), Persebi akan menjamu Persip Pekalongan di Stadion Pandan Arang. (Aan/Gust)

LEAVE A REPLY