Tak Layak Huni, Rumah Atlet Gulat Brebes Ini Perlu Bantuan Donatur

o /

Brebes, Harianbrebes.com,- Sumanan (52) buruh serabutan yang beralamat di Desa Wanasari RT 02 RW 01, Kecamatan Wanasari ini merupakan ayah dari empat atlet gulat yang mengharumkan nama Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Meskipun tergolong keluarga miskin, namun ke empat anaknya berkeinginan untuk melayakhunikan rumahnya yang berdinding gedek dan berlantai tanah.

Diketahui, pada tanggal 20 Agustus 2019, Sumanan mengajukan permohonan bantuan kepada Komunitas Gerakan Peduli (GPA) Brebes, dan sejak saat itulah rumah yang sebelumnya sempat direnovasi dengan dinding kalsiboard oleh swadaya masyarakat mulai dibangun kembali.

Sumanan beserta keluarganya, saat membuat surat permohonan kepada Komunitas Gerakan Peduli Atlet (GPA) Brebes.

“Kami lakukan demi menjaga dan meningkatkan prestasi anak-anak kami yang telah berjasa mengharumkan nama Kabupaten Brebes diajang kejuaraan olah raga gulat,” katanya sebagaimana tertuang pada lembar permohonan kepada GPA Brebes.

Bahkan, ia melampirkan deretan prestasi ke empat anaknya yang telah diakui oleh KONI Brebes beserta dana stimulan yang diberikan oleh BAZNAS Kabupaten Brebes, Perumda Bank BPR Brebes, Perumda Air Minum Tirta Baribis (PDAM) Brebes.

Rumah ke empat atlet gulat Brebes, saat tahap pembuatan pondasi.

“Bersama ini pula kami bermaksud untuk menyerahkan dana stimulan tersebut diatas kepada GPA Brebes sebagai modal awal program rehabilitasi rumah kami,” lanjutnya

Dibenarkan oleh kordinator GPA Brebes, Muflih Ikhsan Hidayatullah yang juga merupakan salah seorang aktivis di Kabupaten Brebes bahwa bantuan yang diterima totalnya baru 35 juta.

Progres renovasi rumah Sumanan, masih tahap pemasangan bata dan kusen.

“Total RAB rumah ukuran 6,75 x 8 meter adalah 121 juta, baru dapat dari Baznas sebesar 10 juta, Perumda Bank BPR Brebes sebesar 15 juta dan PDAM sebesar 10 rupiah, jadi totalnya baru 35 juta,” ungkap Muflih.

Dengan jumlah sumbangan yang masih jauh dari rencana anggaran bangunan rumah tersebut, Muflih berharap sebagaimana harapan Sumanan kepada para donatur, relawan atau swasta perorangan untuk membantu menyelesaikan pembangunan rumah yang sejatinya akan ditempati oleh keempat anaknya yaitu Bayu Sumantio (26) mahasiswa jalur beasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) semester 7 jurusan Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rohani (PJKR), Justra Aditio (20), Bagas Widianto (19) dan Ajeng Dinda Lestari (19).

“Serta dukungan nyata dari masyarakat untuk membantu menyelesaikan pembangunan rumah atlet ini,” harapnya.

Selain itu, Muflih juga menekankan kepada Pemerintah Daerah khususnya Dinas terkait untuk lebih memperhatikan nasib Atlet yang berprestasi.

Seperti halnya Sumanan dan Muflih, Danramil 03 Wanasari Kodim 0713 Brebes, Kapten Infanteri Turiman yang turut melibatkan personilnya, juga berharap yang sama sehingga rumah tersebut lebih berkualitas dan segera selesai untuk ditempati.

“Rumah milik Bapak Sumanan yang berukuran 6,75 x 8 meter dengan 3 kamar tidur serta 1 kamar mandi, ruang tamu dan dapur yang berukuran 3 kali 2 meter. Kini sedang dalam tahap pemasangan bata dan kusen,” jelasnya.

Sedangkan untuk pelibatan Babinsa Koramil setempat, akan terus dilakukan sampai rumah ini benar-benar siap untuk kembali dihuni. (Aan/Gust)

LEAVE A REPLY