Ratusan Mahasiswa UPS Tegal, Gelar Aksi Tolak Upaya Pelemahan KPK

o /

Kota Tegal, HarianBrebes.com,- Civitas Akademik Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, Universitas Panca Sakti (UPS) Tegal mengadakan aksi keprihatinan menolak terhadap upaya pelemahan KPK. Kamis, (19/9) dilaksanakan di halaman Kampus Fisip UPS Tegal.

Acara yang di hadiri oleh ratusan mahasiswa, diawali dengan pentas seni dan puisi kritik politik dilanjutkan pembacaan pernyataan sikap oleh dekan Fisip UPS Tegal.

Setelah pembacaan pernyataan sikap dilanjutkan penanda tanganan petisi menolak revisi UU KPK.

Menurut pengamat politik dan wakil dekan bidang kemahasiswaan FISiP UPS Tegal, Diryo Saputro S. Sos, M. Si mengatakan aksi ini sebagai bentuk kristalisasi dari hasil kajian dan keresahan para mahasiswa dan dosen yang merasa prihatin dengan upaya pelemahan KPK.

“Kita sebagai insan akademik yang independen merasa terpanggil menyuarakan aspirasi untuk kehidupan negara dan masyarakat yang adil makmur sesuai cita cita bangsa ini,” kata Diryo.

Dosen dan Ahli Hukum Tata Negara UPS Imawan Sugiarto yang juga merupakan Ketua Yayasan Pancasakti Tegal saat mengikuti aksi tersebut, berpendapat bahwa pengesahan revisi UU terkesan terburu-buru. Bahkan menurutnya, langkah pemerintah dan DPR dianggap tidak transparan karena pembahasan revisi UU ini terkesan diam-diam.

“Dan Jokowi yang kami harap bisa mendengar aspirasi rakyat justru mengeluarkan surat presiden,” keluh Imawan.

Upaya gugatan revisi UU KPK kepada Mahkamah Konstitusi (MK) yang dilakukan sejumlah elemen masyarakat, lanjutnya, merupakan benteng terakhir harapan rakyat terhadap nasib KPK.

“Karena di MK itulah satu-satunya harapan kita semua,” imbuhnya.

Dalam aksi tersebut, hadir pula DR. Edy Pratomo dosen dan praktisi hukum UPS Tegal, dan Dr. Ahmad Hanfan sekretaris paca sarjana UPS Tegal yang juga mantan Komisioner KPU Brebes. (Gust)

LEAVE A REPLY