Pasca Penusukan Wiranto, Puluhan Warga Sitanggal Ikuti Sosialisasi Wawasan Kebangsaan

o /

Brebes, Harianbrebes.com,- Menyikapi peristiwa penusukan Wiranto, Polres Brebes yang bersinergi dengan Kodim 0713 Brebes dan Depag Kabupaten, menggelar sosialisasi radikalisme di Aula Balai Desa Sitanggal, Larangan, dengan diikuti puluhan masyarakat setempat. Jumat, (11/10) sore.

Wawasan kebangsaan yang di Gembar-gemborkan TNI melalui Babinsa dan Polri melalui Bhabinkamtibmas bagi para generasi muda dan masyarakat, tak menjamin sepenuhnya dapat menangkal radikalisme ataupun terorisme untuk hidup di tengah-tengah masyarakat.

Kasat Binmas Polres Brebes AKP Pranata yang menjadi salah satu narasumber dalam kegiatan itu mengatakan, atas kejadian penusukan Menko Polhukam, agar para orang tua lebih mewaspadai atau memantau putra dan putrinya dalam pergaulannya sehari-hari.

“Ajak anak selalu berkomunikasi tentang hal apapun dan jangan biarkan mereka menyendiri sehingga rentan terpengaruh dengan paham radikal,” tegasnya.

Terorisme, radikalisme dan separatisme, mudah berkembang dengan sasaran individu ekonomi lemah atau masih berjuang mengisi perut untuk hidup. Tentunya dengan iming-iming dijanjikan ekonomi serta cuci otak jika berjihad akan mati syahid dan masuk surga.

Kemudian, agar lebih meningkatkan pendidikan agama melalui para tokoh agama setempat sehingga terhindar dari pemahaman tentang Islam yang salah. Pasalnya setiap agama tidak mengajarkan seseorang menyakiti orang lain, bahkan binatang sekalipun.

Babinsa setempat dari Koramil 16 Larangan, Serka Anwar menambahkan, pihaknya mengajak kepada para tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat serta perangkat desa, untuk aktif memberikan edukasi serta mewaspadai orang asing yang masuk ke desa atau wilayahnya.

“Segera laporkan kepada Babinsa, Babinkamtibmas dan perangkat desa jika ada orang asing yang bermalam di desa,” ajaknya.

Dalam kegiatan tersebut, hadir juga Aqrom Hausat, M.Ag dari Depag Brebes, Kanit Binmas Polsek Larangan Aiptu Rahmadi, Babinkamtibmas Sitanggal Aipda Wawan serta para tokoh dan perangkat desa setempat. (Aan/Gust)

LEAVE A REPLY