Inilah Salah Satu Percontohan Desa Mandiri Sampah Tingkat Kabupaten Brebes

o /

Brebes, HarianBrebes.com,- Salah satu desa percontohan dalam mengelola sampah secara mandiri yang diresmikan Bupati Brebes, Idza Priyanti yaitu Desa Pesantunan, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes.

Diresmikannya Percontohan Desa Mandiri Sampah Tahun 2019 Tingkat Kabupaten Brebes yang pertama kali ini merupakan salah satu upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes melalui Dinas Lingkungan Hidup Dan Pengelolaan Sampah (DLHPS) dalam menangani persoalan sampah diwilayahnya.

Bupati Brebes, Idza Priyanti saat meresmikan Percontohan Desa Mandiri Sampah diaula kantor Kecamatan Wanasari, Kamis (17/10), mengatakan dipilihnya desa pesantunan sebagai desa percontohan pengelolaan sampah, lantaran desa ini memiliki komitmen atas penanganan sampah yang melibatkan masyarakat.

“Harapannya dengan memanfaatkan dana desa, sampah bisa dikelola dengan baik. Camat yang lain juga harus bisa menginisiasi pengelolaan sampah secara mandiri,” kata Idza dalam sambutannya.

Selain meresmikan Desa Mandiri Sampah, Bupati juga melakukan sosialisasi Peraturan Bupati (Perbub) Nomor 57 Tahub 2019 tentang Pengurangan Sampah Plastik Berbasis Masyarakat.

Dalam Perbup itu, Bupati menginisiasi agar pemerintah desa bisa mengalolasikan anggaran dari dana desa untuk mengelola sampah. Seperti halnya, akan dilakukan oleh desa-desa di Kecamatan Jatibarang yang menindaklanjutinya melalui patungan pemerintah desa.

Bupati meminta setiap kecamatan harus ada TPS3R atau Tempat Pengelolaan Sampah Reuse, Reduce, dan Recycle (mengurangi, menggunakan, dan daur ulang).

Pendekatan pengelolaan 3R mulai dari menjemput sampah dari tiap rumah, pemilah sampah, pengelolaan sampah organik yang akan dijadikan kompos. Di Desa Pesantunan itu juga mampu mengelola sampah dengan TPS3R.

“Dana desa harus disinergikan untuk mengelola sampah. Ini agar persoalan sampah selesai di masing-masing desa dan masing-masing kecamatan,” tambahnya.

Kemudian, Bupati yang didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Brebes, Djoko Gunawan juga menyempatkan diri untuk melakukan peresmian Bank Sampah yang ditandai penguntingan pita di Desa Pesantunan.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Sampah (DLHPS) Brebes, Edi Kusmantoro mengatakan, pengelolaan sampah dengan pendekatan TPS3R ini bisa direplikasi di desa-desa lain.

Pendekatan seperti itu, menurutnya, setiap desa nantinya bisa mengelola dengan mengurangi timbunan sampah sampai 50 persen.

TPS3R berskala besar juga sedang dibangun di Kecamatan Jatibarang, di mana anggarannya dari patungan masing-masing pemerintah desa di kecamatan itu.

“Di Brebes akan ada beberapa TPS3R, yaitu di Kecamatan Jatibarang, Kecamatan Banjarharjo, dan di Desa Pesantunan Kecamatan Wanasari. Pesantunan ini melibatkan para pemuda dan Ketua RW,” katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Pesantunan, Moch. Tolibin mengatakan, dalam mengelola sampah Pemdes Pesantunan setahun sebelumnya sudah mendirikan bank sampah yang dikelola oleh para pemuda.

“Bank Sampah ini dibangun kurang lebih setahun sebelumnya, saya kan baru menjabat. Kebetulan baru sekarang peresmiannya,” ucap Tolibin.

Untuk sementara ini, imbuhnya, wilayah RW 08 dijadikan percontohan wilayah RW yang bersih dari sampah. Selanjutnya, RW 08 diharapkan menjadi contoh untuk RW yang lain di Desa Pesantunan.

“RW 08 ini cukup luar biasa dalam menciptakan lingkungan yang bersih. Bebas dari sampah. Jadi kami berharap itu bisa menjadi contoh untuk RW yang lain,” pungkasnya. (Gust).

LEAVE A REPLY