Diduga Kerap Lakukan Penipuan, Rina Akhirnya Dibekuk

o /

Brebes, Harianbrebes.com,- Diduga kerap melakukan penipuan, seorang wanita berusia 27 tahun di Kabupaten Brebes, dibekuk sejumlah pelajar MTs Ma’arif NU Brebes yang dibantu beberapa guru dan keluarga salah satu korban. Mereka kemudian menyerahkan wanita itu kepada pihak kepolisian.

Saat dihadapan polisi, wanita yang diketahui bernama Rina Apriyani (27), warga Desa Padasugih, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes mengaku pernah meminjam uang sebesar 60 jutaan yang hingga kini belum dikembalikan.

“Dulu kan sama saudara pernah ikut jual beli bawang, terus uangnya ke pake, paling janjinya kalau aku punya uang nanti diganti,” kata Rina.

Selain diduga melakukan penipuan dengan modus pinjam uang, wanita ini juga mengaku berhasil menipu sejumlah pelajar untuk dibawa kabur sepeda motornya termasuk motor milik seorang tukang ojek online.

“Paling pinjem uang, sepada motor tiga kali,” jelasnya saat ditemui wartawan diruangan Unit Reskrim Polsek Brebes, Sabtu, (19/10) malam.

Tak hanya itu, Rina pun mengaku sudah berhasil mengambil perhiasan emas milik dua bocah Sekolah Dasar (SD) dengan modus pinjam dan aksinya dilakukan saat bocah SD itu pulang sekolah.

Sementara itu, tersangka mengakui telah menjual dua kalung emas dan uang hasil kejahatannya digunakan untuk membayar kost.

“Kalung dua. Gak dipaksa, gak maksa koq, sebelumnya kenal. Kemaren (uangnya) buat bayar kos, sudah gak ada lagi,” ungkapnya.

Usai dimintai keterangan, Rina akhirnya digelandang Tim Resmob Satreskrim Polres Brebes dan Unit Reskrim Polsek Brebes untuk menunjukkan keberadaan sejumlah sepeda motor hasil kejahatannya. Mereka pun berburu di wilayah Kabupaten Brebes hingga Kota Tegal, Minggu (20/10) dini hari.

Dari hasil perburuan, polisi baru berhasil mengamankan tiga unit sepeda motor milik para korbannya. Sebelumnya, tersangka mengaku hanya menggadaikan ketiga unit sepeda motor itu ke orang lain, dengan total enam juta rupiah atau per unitnya digadaikan dua juta rupiah.

Kapolsek Brebes, AKP Suharti saat diwawancarai wartawan.

Kapolres Brebes, AKBP Aris Supriyono melalui Kapolsek Brebes, AKP Suharti menjelaskan terkait kasus yang menimpa anak MTs, menurutnya, modus yang dilakukan Rina itu awalnya minta diantar ke jalan raya untuk naik kendaraan.

“Korban diminta mengantar, tapi muter-muter, hingga sampai di toko roti tersangka meminta korbannya untuk beli roti. Ketika korban masuk toko, Rina membawa kabur motornya,” jelasnya.

Sedangkan terkait penangkapan tersangka, kata Harti, berawal saat korban yang anak MTs itu lihat pelaku di monumen Juang. Karena ingat ciri-cirinya, punya tahi lalat di pipinya, kemudian laporan sama bapak dan kakaknya.

“Kemudian mereka membawa tersangka ke Masjid Islamic Center dan disitulah mereka menginterogasinya,” imbuhnya.

Namun, wanita ini masih tidak mengakui perbuatannya. Hingga akhirnya korban melaporkannya ke pihak kepolisian.

“Kita amankan dibawa ke Polsek Brebes agar tidak dimassa,” lanjut Harti.

Selain tersangka terancam kurungan empat tahun penjara, tiga unit sepeda motor hasil kejahatannya itu pun dijadikan barang bukti untuk penyelidikan lebih lanjut. 

Hingga berita ini dimuat, pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan terhadap tersangka, karena disinyalir masih ada korban lainnya yang belum melaporkan ke pihak kepolisian. (Gust).

LEAVE A REPLY