Jadi Calo TKI Ilegal, Ida Ditangkap Polisi

o /

Brebes, Harianbrebes.com,- Diduga jadi calo (perantara) Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal, Ida Zarodah (51) warga Desa Prapag Kidul, Kecamatan Losari, Brebes ini ditangkap jajaran Satreskrim Polres Brebes.

Dalam keterangan persnya, Kapolres Brebes melalui Kasatreskrim Polres Brebes AKP Tri Agung Suryomicho mengatakan, terungkapnya kasus itu bermula dari laporan korbannya kepada pihak kepolisian.

“Korban melapor selanjutnya kita tindak lanjuti mengungkap kasus ini dan pelaku kita tangkap,” ucap Tri Agung, Rabu (23/10).

Menurutnya, korban, Siti Waqiah (36) warga Prapag Lor, Kecamatan Losari, Brebes menceritakan bahwa dirinya direkrut tersangka pada bulan Mei 2018.

Korban selanjutnya diajak oleh tersangka kedua berinisial M (yang saat ini masih buron) untuk dilakukan cek up kesehatan, membuat paspor dan diberangkatkan ke Jakarta hingga Siti ditempatkan ke penampungan.

“Korban saat itu dua hari di penampungan selanjutnya diterbangkan ke Abudabhi. Di sana korban ditempatkan di sebuah agency,” kata Tri Agung.

Kemudian, oleh agency tersebut, korban disalurkan ke majikan sebagai pembantu rumah tangga.

Korban kembali ke agency untuk minta pindah majikan, karena Siti tidak mendapatkan gaji. Malangnya, ditempat itu Siti justru mengalami kekerasan fisik.

“Korban akhirnya melarikan diri ke agency. Dikantor agency, korban juga mengalami kekerasan fisik sampai
kemudian korban melarikan diri ke KBRI Abudabhi lalu korban sekarang pulang ke Indonesia,” jelasnya.

Berdasarkan pengaduan yang diterima Pihak Kepolisian, kata Tri Agung, si korban dipekerjakan di Timur Tengah namun tidak sesuai prosedur.

“TKW ini unprosedural. Kemudian kami lakukan klarifikasi dan berhasil mengamankan satu pelaku dan akan kami kembangkan sehingga satu pelaku lagi akan kami tangkap,” ungkap Tri Agung.

Tri Agung lebih lanjut menjelaskan, tersangka yang diamankan tersebut bertindak sebagai pelaksana lapangan yang merekrut TKW yang akan berangkat ke luar negeri sebagai tenaga kerja.

“Uang yang diminta sekitar 5 juta rupiah. Ibu ini menyerahkan calon TKW ini pada seorang yang berinisial M yang akan segera kita lakukan penangkapan,” lanjutnya.

Meski baru satu orang yang melakukan pengaduan, namun disinyalir masih ada lagi korban lainnya. Untuk itu jajaran Satreskrim terus melakukan pengembangan kasus ini.

“Baru satu orang, kita kembangkan apakah ada korban lain,” imbuhnya.

Tersangka, Ida Zarodah mengaku hanya sebagai perantara saja. Sebab, menurutnya, setiap orang yang berminat jadi TKW, oleh dirinya akan diantarkan kepada kenalannya yang merupakan warga Cirebon.

“Saya cuma gini aja, kalau orang mau berangkat ya datang ke saya. Pokoknya saya suruh nyari selanjutnya nggak tau prosesnya. Saya dapat 4 juta,” ujar Ida.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, Ida kini mendekam di tahanan Mapolres Brebes, dan diancam hukuman penjara maksimal lima belas tahun dan denda hingga lima belas miliar rupiah. (Gust)

LEAVE A REPLY