Dengan Semangat Sumpah Pemuda, Panji-Panji NU Akan Semakin Jaya

o /

Brebes, Harianbrebes.com,- MWC NU Bulakamba menggelar Kirab Estafet Panji Nahdlatul Ulama (NU) dengan menyusuri sepanjang jalan di wilayah Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes. Senin, (28/10) pagi. 

Kegiatan yang diawali dengan upacara dan dilanjutkan dengan serah terima Bendera Panji NU ini berlangsung sangat meriah dan khidmat.

Ketua Tanfidziyah MWC NU Bulakamba, Moh Robikhun yang memimpin langsung upacara tersebut mengatakan rangkaian dari kegiatan peringatan Hari Santri Nusantara (HSN) ini sekaligus untuk memeriahkan Hari Sumpah Pemuda.

“Karena kegiataan ini bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, maka kami memberikan apresiasi yang tinggi pada generasi muda yang ikut merayakan dan ikut mendoakan semoga kegiatan ini dapat berjalan lancar sampai nanti puncak finish di Gedung MWC NU Bulakamba,” kata Robikhun.

Estafet Panji NU ini, menurutnya, diberangkatkan dari kediaman Rois Syuriyah MWC NU, KH. Dimyati (Mbah Dim) di Desa Tegalglagah Kecamatan Bulakamba, mulai pukul 08.00 WIB.

Dari Desa Tegalglagah ini, lanjutnya, kemudian melewati Desa Petunjungan, Desa Banjaratma, Desa Luwungragi, Desa Bangsri, Desa Pakijangan, Desa Bulakamba, dan berakhir di Gedung MWC NU / SMK Ma’arif NU 01 Bulakamba.

Tak hanya itu, rombongan Kirab Estafet yang masing-masing ranting terdiri atas 45 orang sebagai pasukan inti itu diiringi oleh ratusan santri, badan otonom NU dan anggota Ansor Banser di tiap ranting.

“Bendera merah putih dan Panji-Panji NU itu diserahkan oleh pasukan kepada Ketua Tanfidziyah yang bertugas di lokasi finish, yaitu di Gedung MWC NU Bulakamba / SMK Ma’arif NU 01 Bulakamba,” bebernya.

Selain itu, Robikhun juga menyampaikan, rangkaian estafet tidak hanya sekedar membawa Panji-Panji NU saja, namun maknanya lebih luas dan sangat berarti.

“Ini akan sangat berarti sekali, bahwa Panji-Panji NU di Kecamatan Bulakamba masih jaya. Siapapun yang akan merobak robek Panji-Panji NU akan berhadapan kita semua,” tegasnya.

Kemudian, Wakil Ketua MWC NU, Purwono menegaskan, Kirab Estafet dilakukan agar semua generasi muda, khususnya para santri di wilayah Kecamatan Bulakamba ingat soal peranan santri mempertahankan NKRI sehingga semuanya bisa meneladani.

“Selain itu, juga bertujuan agar semua elemen masyarakat bisa turut aktif dan saling sokong dalam mensyiarkan ajaran Ahlussunah Waljamaah Nahdlatul Ulama,” ujarnya.

Disisi lain, Wakil Sekretaris MWC NU Bulakamba, Khudori menyampaikan, kegiatan estafet Panji-Panji NU ini merupakan bentuk napak tilas seruan resolusi jihad 22 Oktober 1945 oleh KH Hasyim Asyari.

“Resolusi jihad sendiri merupakan seruan agar para santri ikut berjuang mempertahankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tandasnya. (Tfk/Gust)

LEAVE A REPLY