Rekatkan Persaudaraan, Setda Brebes Gelar Outbond Di Owabong Purbalingga

o /

Brebes, Harianbrebes.com,- Terciptanya persaudaraan, solidaritas, kerja sama dan kompetitif bisa dibangun lewat kegiatan outbond. Apalagi, rutinitas kegiatan di belakang meja maupun di lapangan, perlu di refresh guna membangkitkan kembali semangat kerja. 

Seperti halnya yang dilakukan oleh Sekretariat Daerah (Setda) Brebes, untuk merekatkan persaudaraan dan peningkatan kinerja seluruh karyawan digelar outbond.

“Kegiatan di luar lapangan, membangun kebersamaan perlu dilakukan secara berkala,” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Brebes Ir Djoko Gunawan MT saat memberikan motivasi kerja pada Outbond di Owabong Purbalingga, Minggu (3/11) kemaren.

Sebagai mahluk sosial, kata Sekda, perlu motivasi, guyub bareng untuk menciptakan suasana tanpa jarak, refresh. Memantapkan kinerja, bisa diawali dengan semangat guyon guyub karena perlu dimiliki pada suatu kerja tim.  

“Karyawan juga manusia, menghendaki refresing dan pelatihan kerja tim dalam bentuk outbond atau kegiatan peningkatan kapasitas lainnya,” ungkitnya.

Sementara itu, Bupati Brebes Idza Priyanti mengucapkan terima kasih kepada pejuang-pejuang ASN dalam memberikan layanan kepada masyarakat.

“Tanpa kalian, Saya tidak bisa bekerja. dalam melaksanakan pembangunan, dalam memberikan layanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia mengaku belum sempat bertemu secara bareng-bareng dari seluruh staf Setda, karyawan pendopo, hingga celaning service.

“Semoga pertemuan silaturahmi ini bisa bernilai ibadah sehingga Allah SWT menambahkan rejeki, umur panjang, dan peningkatan ketakwaan kepada kita,” ujarnya.

Idza mengajak kepada seluruh hadirin untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Apalagi adanya peningkatan Tunjangan Perbaikan Penghasilan yang mencapai Rp 87 Milyar.

Selain itu, juga adanya revisi tata ruang sebagai upaya menjawab terwujudnya Kawasan Industri Brebes (KIB). Kehadiran KIB seluas 60 ribu hektar di Brebes, tidak mengurangi lahan hijau karena Brebes masih tetap mengutamakan pertanian Bawang Merah yang sudah menjadi Ikon Brebes.

Idza menceritakan, Pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten secara bersama-sama akan mewujudkan proyek prioritas KIB. Antara lain , Jalan lingkar utara (jalingkut) pada awal Desember 2019 akan dilaksanakan pembangunannya hingga tembus ke arah Kota Tegal.

Juga akan dibangun Politeknik, penangan abrasi disepanjang pantura, bendungan karet di 4 sungai, pembangunan bendungan Bantarkawung, revitalasi Waduk Malahayu, pembangunan Gardu Induk Listrik, Penyediaan air baku dan lain-lain.

Dengan jumlah penduduk 1,9 juta jiwa, diharapkan angkatan kerjanya juga bisa terserap dan pertumbuhan ekonomi di atas 7 persen.

“Presiden juga mau hadir di Brebes untuk melihat KIB secara langsung,” ungkapnya.

Selain itu, Idza menekankan agar program kegiatan 2019 yang tinggal 2 bulan supaya ada kerja keras agar terserap semua. Ada perkembangan di Brebes yang sangat bagus yakni melanjutkan pembangunan RSUD Brebes untuk lantai 1 dan 3 dan pembangunan RSUD Bumiayu dengan dana Rp 32 milyar akan selesai 27 Desember dan pembangunan Islamic Center dengan dana Rp 10 milyar bisa selesai juga.

Tahun 2020, lanjut Idza, Kantor Pelayanan Terpadu (KPT) Setda, Baperlitbangda dan Inspektorat akan pindah ke kawasan Islamic Center dengan anggaran Rp 102 milyar. Dan pembangunan RSUD Ketanggungan, sebesar Rp 62 milyar.

Yang perlu digarisbawahi, capaian penilaian laporan keuangan harus meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Meski berat karena harus membenahi aset dan lain sebagainya sebelum dirinya sebagai Bupati.

“Tinggal Brebes yang belum meraih predikat WTP di Jawa Tengah. Jadi ketika Saya ketemu Pa Gubernur selalu ditanya ‘Besok Brebes harus WTP ya…,” pungkasnya. (Wasd/Gust)

LEAVE A REPLY