Tak Ikut Test Tertulis, Dua Balon Kades Dianggap Mundur

o /

Brebes, Harianbrebes.com,- Pemerintah Kabupaten Brebes melalui Bagian Pemerintahan Desa (Pemdes) Setda mengadakan seleksi test tertulis bakal calon Kepala Desa (balon kades) Pilkades serentak gelombang kedua tahun 2019, Rabu (27/11) di Aula gedung DPRD Kabupaten Brebes.

Seleksi tertulis balon kades ini, awalnya akan diikuti 79 peserta namun yang hadir hanya 77 peserta. Sehingga, 2 orang dinyatakan mengundurkan diri.

Seleksi balon kades diperuntukan bagi desa yang balonnya lebih dari lima pendaftar. Mereka berasal dari 10 Desa dari 6 Kecamatan se Kabupaten Brebes meliputi Kecamatan Brebes, Wanasari, Bulakamba, Larangan, Tonjong , dan Bumiayu.

Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintah Hukum dan Politik sekaligus Plt Kabag Pemerintahan Desa Setda Brebes, La Ode Aris Vindar Nugroho dalam sambutannya menyampaikan, sesuai Permendagri Nomor 65 tahun 2017 tentang Pemilihan Kepala Desa, jumlah cakades minimal dua orang, dan maksimal lima orang.

“Apabila pendaftarnya lebih dari lima orang, maka akan dilakukan seleksi test tertulis. Sekarang ada 10 desa yang jumlah pendaftarnya lebih dari lima orang,” ujar La Ode.

Seleksi melibatkan pihak ketiga dengan menggandeng Universitas Pancasakti (UPS) Tegal sebagai tim seleksi independen.

“Poin penilaian, berupa pengalaman, pengetahuan umum, dengan metode pilihan ganda,” ujar Novi saat memberi pengarahan pada peserta test.

Novi menambahkan, usai test, diumumkan 50 peserta lolos menjadi calon kades, yang akan mengikuti pilkades di masing-masing desa.

Sesuai jadwal, Pilkades gelombang kedua tahun ini akan dilaksanakan pada 18 Desember 2019 mendatang. (Hms/Gust)

LEAVE A REPLY