Mitha Pastikan Ada Peningkatan Konsumsi BBM Dan Gas Elpiji, Pertamina Siapkan Tambahan

Brebes, Harianbrebes.com,- Anggota Komisi VII DPR RI, Paramitha Widya Kusuma meminta PT Pertamina mengerahkan Satgasnya untuk memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan gas elpiji di wilayah Jawa Tengah, khususnya Kabupaten Brebes menjelang libur Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 (Nataru) mendatang.

Menurutnya, konsumsi BBM dan gas elpiji dipastikan mengalami peningkatan saat libur Nataru. Peningkatan tersebut, tentunya dipicu banyaknya perantau yang melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman untuk berlibur dan berkumpul dengan keluarga.

“Karena itu, kami mendorong kepada Pertamina untuk menjaga ketersediaan BBM menjelang Libur Hari Natal dan Tahun Baru. Khususnya di Jawa dan sekitarnya,” kata Paramitha, Selasa (3/12).

Mitha berharap, dengan dikerahkannya Satgas Naru Pertamina itu nantinya tidak akan terjadi gejolak di masyarakat yang disebabkan terjadinya kelangkaan stok di lapangan.

“Pertamina harus melakukan antisipasi sedini mungkin. Di antaranya dengan mengerahkan Satgas dan penambahan stok,” tambah Paramitha, sapaannya.

Tentunya, lanjut Mitha, Pertamina harus lebih dulu memetakan titik-titiknya, yaitu titik yang berpotensi mengalami kelangkaan BBM maupun gas elpiji.

Segala macam potensi yang menyebabkan kelangkaan BBM dan Gas Epiji harus diantisipasi sebelumnya. Khususnya elpiji bersubsidi ukuran 3 kg, Pertamina melalui Satgasnya harus memastikan tidak ada kesalahan dalam penyalurannya. Jika hal itu terjadi, bukan tidak mungkin kelangkaan stok akan terjadi.

Kemudian, Branch Manager Sales Executive LPG PT Pertamina Wilayah Rayon III Area Brebes, Vano Daniel Wibawanto mengatakan, pihaknya telah bersiap menghadapi libur Nataru mendatang. Diantara upaya-upaya yang akan dilakukannya, salah satunya adalah dengan menerjunkan tim Satgas tersebut, ke beberapa titik di ruas jalan tol. Menurutnya, Pihaknya akan melayani konsumen dengan sebaik-baiknya, terutama saat libur panjang Nataru.

“Perkiraan kami, pada libur Natal dan Tahun Baru yang akan datang, ada kenaikan konsumsi BBM antara 15-20 persen. Sementara konsumsi gas diperkirakan naik 6-7 persen,” ucapnya, saat dihubungi wartawan.

Pihaknya mengaku telah bersiap melakukan penambahan stok, namun ia masih perlu koordinasi lebih lanjut terkait jumlah stok tambahan, sehingga ia belum bisa memastikan.

“Untuk kebutuhan BBM, kami harus berkoordinasi dengan PT Pertamina yang di Semarang juga. Kalau untuk penambahan stok gas elpiji, kami harus berkoodinasi dengan Pemkab karena kuota diatur oleh pemerintah,” ungkapnya.

Meski demikian, pihaknya memastikan tambahan stok BBM dan gas elpiji sudah siap. Bahkan, jika sewaktu-waktu dibutuhkan, maka pihaknya tinggal mendistribusikan tambahan tersebut.

Diketahui, alokasi gas elpiji bersubsidi ukuran 3 kg di Brebes saat ini mencapai 51.200 tabung per hari. Distribusi elpiji bersubsidi itu sendiri telah diatur peruntukannya, yaitu untuk konsumsi rumahan khususnya masyarakat kurang mampu. (Gust)