Sejumlah Kader GP Ansor Brebes Ikuti Kontestasi Pilkades 2019

o /

Brebes, Harianbrebes.com,- Lima belas Desember 2019 adalah hari bersejarah bagi masyarakat Kabupaten. Disaat itu, ada 108 desa se- Kabupaten Brebes yang akan menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak gelombang kedua.

Pada pemilihan kepala desa tersebut, sejumlah kader Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Brebes akan turut mengikuti kontestasi Pilkades 2019, diantaranya adalah Mohammad Abdul Gofur (Calon Kades Pebatan, Kecamatan Wanasari), Rudi Hartono (Calon Kades Kertabesuki Kecamatan Wanasari), M. Amrun Hakim (Calon Kades Glonggong Kecamatan Wanasari), Agung aqil aghnia (Calon kades Tengguli Tanjung) dan Zaenal Arifin (Calon Kades Pamijen Kecamatan Bumiayu), Gunawan Felani (Calon Kades Cimohong, Kecamatan Bulakamba).

Ketua Pimpinan Cabang GP Ansor Kabupaten Brebes, Ahmad Munsip mengatakan, bahwa dirinya dengan niat silaturahmi menyambangi kader ansor tersebut. Dan menegaskan pola distribusi kader Ansor, yang menurutnya ada tiga hal.

“Yang pertama, Ansor untuk Ansor artinya bahwa kader Ansor Brebes harus siap menerima amanat, tugas dan tanggung jawab sebagai pemimpin organisasi,” kata Munsip saat menyambangi kediaman Calon Kades Pebatan, Mohammad Abdul Gofur yang merupakan Ketua GP Ansor Desa setempat, Jum’at, (7/12) kemaren.

Sedangkan yang kedua, yaitu Ansor untuk NU, kader Ansor 5 – 10 tahun yang akan datang adalah regenerasi kepemimpinan NU maka ketika diberi kepercayaan oleh ulama NU harus siap. Dan yang ketiga, yaitu dari Ansor untuk Bangsa, bahwa Ansor itu berbagai macam kiprahnya untuk Bangsa ada yang jadi petani, buruh, pedagang, dokter, guru, dosen, pengusaha dan politisi.

“Jadi, ketika ada kader Ansor yang maju dalam kontestasi pilkades, maka kita wajib mengawal, memotivasi dan mendoakan agar bisa berhasil serta menjadi pelayan masyarakat yang baik,” tambahnya.

Kemudian, Kepala Satuan Koordinasi Cabang (Kasatkorcab) Banser Kabupaten Brebes, Subkhan menjelaskan bahwa Ansor sejak berdirinya selalu mengupayakan usaha lahir dan batin agar mendapatkan ridho Allah SWT.

“Ansor itu badan otonominya NU, milik NU. Tradisi Ulama NU seperti puasa, riyadhoh dan zikir harus tetap dilestarikan untuk tegaknya Aqidah Aswaja Annahdliyah  tak terkecuali visi calon kades dari Ansor tidak boleh lepas dari itu,” tegasnya.

Sementara itu, M. Abdul Gofur menyampaikan, bahwa dirinya memiliki program untuk memperkuat pemuda dalam hal keagamaan sesuai visi tersebut, yaitu berakhlak mulia.

“Pemuda Ansor di Desa Pebatan tentu akan dilibatkan didalam kegiatan pemberdayaan masyarakat, seperti halnya pengajian-pengajian, diskusi-diskusi keagamaan dan lainnya. Untuk pembangunan, nanti juga akan dibangun pondok pengajian, juga taman baca untuk pemuda, khususnya anak-anak,” ungkap Gofur.

Selain itu, sebagai generasi milenial, Gofur menilai Desa Pebatan ini butuh perubahan untuk menjadi desa yang lebih baik lagi.

“Saya maju mencalonkan diri semata untuk mengabdikan diri kepada masyarakat. Mohon doa restu dan dukungan warga masyarakat Desa Pebatan. Insya Allah, jika saya diberi amanah untuk jadi kepala desa Pebatan, bisa membawa kemaslahatan bagi masyarakat desa ini,” ucap Gofur.

Sebagai Putra asli Desa Pebatan dan bertempat tinggal di Desa setempat, Gofur menyebutkan, visi misi itu tentunya tidak akan terwujud jika tanpa adanya dukungan dari masyarakat Desa Pebatan.

“Visi misi ini tentunya merupakan harapan masyarakat juga. Maka, jika masyarakat mendukung hingga sukses, saya akan melaksanakan visi misi itu semaksimal mungkin, tentunya dengan pelayanan terbaik untuk masyarakat,” lanjutnya.

Gofur juga menyampaikan terima kasih kepada warga Desa Pebatan dan seluruh pihak yang telah mendorong dirinya untuk maju di Pilkades 2019.

“Khususnya, kepada keluarga yang mendukung saya untuk mengikuti kontestasi Pilkades ini. Juga untuk Panitia Pilkades, BPD, kepala desa dan masyarakat. Semoga, niat saya mengikuti Pilkades ini bisa membawa kemaslahatan bagi masyarakat. Dan diridhoi Allah SWT,” pungkas Gofur.

Sebelum mengakhiri kegiatan tersebut, rombongan GP Ansor Brebes ini menegaskan, sudah saatnya Desa Pebatan dinahkodai oleh pemimpin muda yang berkarakter, dan memiliki ide dan gagasan yang cemerlang.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Gofur merupakan pekerja keras dan berpengalaman dalam hal desa, terbukti selama delapan tahun berkecimpung dikegiatan desa, bahkan dalam organisasi juga sudah diakui, terbukti sudah dua periode menjabat sebagai ketua ranting GP Ansor selama dua periode. (Gust)