Cekal Corona, Aparat Bubarkan Warga Yang Nongkrong di Alun Alun Brebes

Brebes, Harianbrebes.com,- Guna memutus mata rantai penyebaran virus Corona (covid-19), jajaran Polres Brebes hingga polsek bersama aparat TNI Kodim 0713/Brebes dan Pemkab Brebes secara serentak melakukan himbauan Social Distancing dengan turun langsung ke beberapa titik tempat keramaian.

Sasaran yang dituju, diantaranya, alun-alun, jalur pantura jalan Diponegoro, Ahmad Yani hingga taman juang dan beberapa tempat nongkrong diwilayah Brebes bagian utara, tengah hingga selatan.

Berdasarkan pantauan HB, mobil pengendali masa dan pengeras suara pun diterjunkan. Bahkan Kapolres Brebes AKBP Gatot Yulianto, Wakil Bupati Narjo, Kepala Dinas Kesehatan dr Sartono hingga Sekda Djoko Gunawan juga turut serta dalam kegiatan tersebut.

Dipimpin langsung Kapolres AKBP Gatot Yulianto, kegiatan itu dimulai Senin malam (23/3) hingga Selasa (24/3) dini hari itu. Karena masih banyaknya warga masyarakat yang berkerumun di alun-alun hingga pukul 23.00 WIB, petugas pun langsung bereaksi dengan langsung membubarkan mereka dan meminta agar pulang ke rumah masing-masing.

Dalam kegiatan tersebut, nampak puluhan personel gabungan dari berbagai satuan di Polres Brebes yang diterjunkan menghimbau pemilik warung poci yang masih terlihat buka untuk ditutup.

Selain itu, anggota yang diterjunkan juga memberikan selebaran berisi maklumat Kapolri. Yang di antara isinya, yaitu tidak melakukan kegiatan sosial masyarakat yang menyebabkan berkumpulnya massa dalam jumlah banyak. Tetap tenang tidak panik dan meningkatkan kewaspadaan di lingkungan masing-masing. Apabila dalam keadaan mendesak dan tidak bisa dihindari, kegiatan yang melibatkan orang banyak dilaksanakan dengan tetap menjaga jarak dan wajib mengikuti prosedur yang ditetapkan pemerintah terkait pencegahan penyebaran covid-19.

“Giat malam ini, kami bersama Pemkab Brebes melakukan woro-woro social distancing. Masyarakat yang masih nongkrong atau berkumpul-kumpul untuk segera pulang istirahat di rumah, untuk mengurangi penyebaran virus covid-19, ” kata Gatot Yulianto.

Selain memberikan selebaran maklumat Kapolri yang berisi imbauan-imbuan dan larangan untuk tidak berkumpul atau melakukan kegiatan sosial, budaya dan konser musik. Kapolres juga memerintahkan kepada seluruh jajarannya untuk memberikan sosialisasi tentang bahaya penyebaran virus corona.

“Untuk pusat keramaian, seperti Alun-alun Brebes ini, sesuai hasil rapat koordinasi dengan Pemkab Brebes nantinya ada pembatasan waktu jualan yakni, mulai jam 04.00 WIB sore hingga pukul 08.00 WIB. Jadi pedagang masih bisa berjualan, apa yang menjadi batasan Ini untuk mengantisipasi terjadinya berkumpulnya masyarakat,” tegasnya.

Kapolres juga menerangkan, melalui kegiatan seruan itu, pihaknya berharap masyarakat bisa mematuhi. Karena hal itu, sangat efektif untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona.

“Kami minta masyarakat mematuhi imbauan ini, demi keselamatan bersama. Dan juga dihimbau seluruh masyatakat jangan panik. Tetap waspada dan selalu menjaga kebersihan. Ini agar masyarakat Brebes sehat, sehingga negara Indonesia kuat,”pungkasnya. (Gust)